Lahan Pertanian dan Mata Air Terancam Pembangunan Tol


Pertanianku Pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta sepanjang 77 kilometer berpotensi menggusur lahan pertanian. Selain itu, diperkirakan akan mematikan sumber mata air yang ada di wilayah terdampak pembangunan jalan bebas hambatan itu.

pembangunan tol
Google Image

Menilik masalah tersebut, pemerintah akan melakukan pengkajian terkait dampak yang ditimbulkan akibat pembanguan Tol Bawen-Yogyakarta.

Direktur Jalan dan Jembatan Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), Indra Gautama mengatakan, pihaknya akan melakukan pencermatan terkait dampak pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta. Di antaranya potensi tergusurnya lahan pertanian produktif.

Ia juga menuturkan bahwa lahan pertanian telah masuk pertimbangan dari pemerintah akibat dampak pembangunan tol ini. Pihaknya akan melakukan konsultasi publik sehingga alih fungsi lahan pertanian dapat dihindari.

“Kami akan lakukan konsultasi publik, sebisa mungkin permukiman dihindari, termasuk lahan pertanian yang terdampak. Ini sudah kami kaji lebih dalam, lahan pertanian menjadi pertimbangan,” ungkap Indra, dikutip dari Tribunnews, Selasa (5/12).

Indra menegaskan, sebisa mungkin pihaknya akan menyusun trase tanpa menabrak lahan pertanian ataupun sumber mata air di wilayah terdampak pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta.

Konsultan Pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta dari PT Karas Buana Lestari, Harsono, mengakui bahwa banyak sumber air yang dilewati oleh pembangunan jalan tol tersebut.

Pihaknya akan meminta masukan kepada pemerintah dan juga masyarakat. Hal itu mengenai desa mana saja yang terdapat sumber mata air yang memiliki debit besar dan digunakan untuk kebutuhan masyarakat sehari-hari serta PDAM sehingga sumber mata air tersebut tidak mati.

“Kami sebisa mungkin menyusun agar trase tidak mematikan sumber air yang ada. Kami akan meminta masukan, wilayah mana saja yang memiliki sumber mata air sehingga trase akan disusun menghindari itu,” ujarnya.

Baca Juga:  Jenis Sayuran Musim Kemarau yang Menguntungkan
loading...
loading...