Landak Merusak Lahan Pertanian Gunung Kidul


Pertanianku — Sejumlah landak merusak lahan pertanian warga di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, selama dua bulan terakhir.

landak merusak lahan pertanian
Foto: Pixabay

Kepala Dukuh Watu Belah, Sulistyo mengatakan, banyak tanaman warga yang rusak akibat serangan landak itu.

Menurut Sulistyo, salah satu tanaman yang dirusak landak adalah tanaman kacang. Ia juga menuturkan, ketika hendak dipanen, buahnya sudah lebih dulu dimakan landak sehingga hasil panen kacang tidak maksimal selama hampir dua bulan.

“Untuk meminimalisasi kerusakan lahan pertanian, warga berburu landak untuk mengurangi populasi landak di desa tersebut,” kata dia di Gunung Kidul, seperti dilansir Republika, Senin (9/4).

Ia mengaku, warga melakukan berbagai upaya termasuk salah satunya dengan melakukan pencarian landak di kawasan ladang yang di sekitarnya terdapat goa. Sebab, menurut perkiraan, di tempat tersebut banyak landak yang bersembunyi.

“Kami memasang beberapa perangkap, kalau di sini sudah ada beberapa yang tertangkap, sekitar delapan ekor, kalau di wilayah lain belum tahu,” ujar Sulistyo.

Ia juga menyebutkan, selain menggunakan pawang untuk menangkap landak, pihaknya sudah melaporkan hama ini ke Dinas Tanaman Pertanian dan Pangan Gunungkidul. “Harapannya bisa dikurangi populasinya sehingga tidak merugikan penduduk,” katanya.

Sementara itu, salah seorang petani, yakni Suyoto mengatakan, kacang, ketela, dan jagung milik warga rusak selama dua bulan terakhir. “Sudah dua bulan ini serangan landak meningkat, memakan apa saja yang ada di ladang,” ungkapnya.

Dia mengatakan bahwa dirinya bersama warga lain terus memburu landak dengan cara memasang perangkap menggunakan bambu. “Kalau dibunuh langsung, kepercayaan di sini tidak memperbolehkan,” tandasnya.

Baca Juga:  Trik Bercocok Tanam di Tanah Gersang ala Petani Australia