Langkah Jitu Beternak Ayam Bangkok Sebagai Peluang Usaha


Pertanianku – Ayam bangkok termasuk salah satu jenis ayam yang cukup populer di kalangan pecinta ayam, terutama di Indonesia. Tak heran, banyak orang ingin mencoba memeliharanya karena bentuknya yang sangat bagus.

Ayam bangkok biasanya dipelihara untuk dijadikan ayam aduan. Beternak ayam bangkok dapat menjadi salah satu peluang usaha yang cukup menjanjikan, baik itu Anda beternak dalam skala kecil maupun skala besar.

Jika Anda tertarik untuk beternak ayam bangkok, berikut beberapa persiapan yang harus dilakukan:

  1. Pemilihan bibit

Bibit adalah hal penting yang perlu diperhatikan saat hendak melakukan ternak ayam bangkok. Pilihlah bibit berkualitas agar anakan yang dihasilkan berkualitas pula. Berikut ciri indukan jantan dan betina yang baik.

Indukan ayam bangkok betina:

  • Ayam sehat dan tidak cacat
  • Memiliki produktivitas tinggi
  • Memiliki bulu yang bagus dan berkualitas
  • Berumur sekitar 7—8 bulan dan telah siap kawin

Indukan ayam bangkok jantan:

  • Ayam sehat dan tidak cacat
  • Berpenampilan gagah dan memiliki suara lantang
  • Memiliki gerakan yang lincah
  • Memiliki bulu yang baik dengan warna bagus
  • Nafsu kawin tinggi
  • Berumur sekitar 1—2,5 tahun dan bertaji
  1. Persiapan kandang

Persiapan yang tak kalah pentingnya adalah kandang. Hal ini karena kandang sangat penting dalam melakukan ternak ayam Bangkok. Selain itu, penempatan kandang juga tak boleh sembarangan. Model kandang yang dapat digunakan untuk ternak ayam bangkok secara intensif antara lain kandang dari bambu, kandang dari papan, dan kandang dari rotan atau kikisan.

Ketika ingin membuat kandang, Anda perlu memerhatikan kenyamanan serta keamanan agar ayam tidak stres dan mudah terserang penyakit. Ukuran kandang yang digunakan untuk pemeliharaan ayam yang berumur 6—12 minggu dengan jumlah sekitar 30 ekor adalah berukuran sekitar 100 cm × 100 cm × 40 cm. Ukuran kandang yang digunakan untuk memelihara ayam berumur 12—16 minggu dengan jumlah ayam 15 ekor, berukuran sekitar 100 cm × 100 cm × 60 cm. Ukuran kandang yang digunakan untuk pemeliharaan ayam berumur 18—68 minggu dibuat dengan ukuran 30 cm × 30 cm × 30 cm/ekor ayam.

Baca Juga:  Cara Mengatasi Korisa (Snot) Pada Ternak Ayam

Setelah kandang jadi, perlu disiapkan pula perlengkapan dan peralatan yang akan menunjang pemeliharaan dalam kandang seperti wadah pakan, wadah minum, dan sebagainya.

  1. Pemeliharaan

Ternak dengan menggunakan sistem intensif atau ayam selalu dalam kandang, perlu memerhatikan hal-hal berikut:

  • Pemberian pakan dan nutrisi

Pemberian pakan dilakukan sebanyak 2 kali sehari dengan menggunakan pakan berupa beras, dedak serta tambahan pakan seperti nutrisi yang terbuat dari rempah. Selain pakan, beri juga ayam minum dengan air yang selalu rutin diganti setiap harinya.

  • Pencegahan penyakit

Dalam melakukan ternak, pastilah ada hama penyakit menyerang yang membuat ayam menjadi lemah, abnormal, dan bahkan mati. Oleh karena itu, perlu dilakukan pencegahan dengan cara menjaga kebersihan kandang, vaksinasi, dan juga memberikan vitamin pada ayam.

  1. Pemanenan

Pemanenan ayam bangkok dapat dilakukan saat ayam masih kecil, masih berukuran sedang dan telah berumur dewasa, tergantung peternak.