Langkah-langkah Bertanam Kencur di Pekarangan Rumah

Pertanianku — Kencur termasuk rimpang yang sering digunakan sebagai bumbu masak atau obat tradisional yang diolah menjadi jamu. Kencur tidak begitu sulit ditanam sendiri di rumah sebagai tanaman obat. Bertanam kencur tidak membutuhkan perlakuan khusus, yang terpenting Anda bisa menanamnya dengan benar agar hasil yang didapatkan lebih optimal.

bertanam kencur
foto: pertanianku

Berikut ini langkah-langkah bertanam kencur yang harus Anda ikuti agar produksi tanaman maksimal.

Pengolahan lahan

Lahan harus diolah dengan cara dibalik sedalam 30 cm. Jangan cangkul tanah terlalu dalam karena dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi kurang subur. Perhatikan saluran drainase, jangan sampai tanah tergenang air karena dapat membuat bibit terkena penyakit busuk rimpang. Buang sisa tanaman dan ranting-ranting yang berada di lahan.

Pemupukan

Berikan pupuk kandang yang sudah matang saat bibit ditanam. Pupuk dimasukkan ke lubang tanam secara merata. Jika lahan Anda termasuk subur, pupuk yang diberikan cukup 20 ton per hektare. Sementara itu, jika lahan kurang subur, jumlah pupuk yang dibutuhkan sebanyak 30 ton per hektare.

Jika Anda menggunakan pupuk kimia, pupuk yang dibutuhkan adalah 200—250 kg urea, 250—300 kg SP-36, dan 250—300 kg KCL, bergantung pada tingkat kesuburan tanah.

Jarak tanam

Jarak tanam antarlubang tanam sekitar 15 cm × 15 cm atau 20 cm × 15 cm. Lubang tanam dapat dibuat sedalam 5—7 cm. Bibit diletakkan dengan tunas menghadap ke atas. Jangan sampai terbalik karena dapat menghambat pertumbuhan tanaman.

Pemeliharaan

Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman perlu disiangi hingga tanaman berumur 6—7 bulan. Penyiangan gulma setidaknya perlu dilakukan setiap dua minggu sekali agar pertumbuhan tanaman tidak terganggu. Lakukan penyulaman pada bibit tanaman yang sudah mati.

Baca Juga:  Manfaat Beras Basmati untuk Kesehatan Tubuh

Saat curah hujan tinggi, biasanya tanah akan menurun sehingga menyebabkan bibit tanaman tergenang air. Agar pertumbuhan tanaman tidak terganggu, lakukan pembumbunan tanah. Pembumbunan juga dilakukan jika rimpang sudah terlihat di permukaan tanah.

Selama masa pemeliharaan, Anda wajib waspada dengan hama dan penyakit yang menghambat pertumbuhan tanaman, seperti lalat, busuk rimpang, bercak daun, ulat, dan belalang.

Panen

Kencur sudah bisa dipanen setelah berumur 6 sampai 10 bulan. Panen kencur bisa ditunda dan tidak akan berimbas langsung pada rimpang yang akan dihasilkan. Panen rimpang kencur dilakukan dengan membongkar seluruh rimpang dengan menggunakan cangkul.