Langkah-langkah Membuat Biochar dari Sekam Padi Sebagai Pembenah Tanah

Pertanianku Sekam padi merupakan sisa hasil panen padi yang tidak mudah terdekomposisi, tetapi mudah dijadikan biochar. Pengolahan sekam padi menjadi biochar merupakan solusi untuk mengatasi jumlah sekam padi yang cukup tinggi, mengingat nasi merupakan makanan utama orang Indonesia sehingga produksi padi di negara ini cukup tinggi. Membuat biochar dari sekam padi dapat dilakukan tanpa alat, simak ulasannya di bawah ini.

sekam padi
foto: Pertanianku
  1. Buat alat berupa gulungan kawat kasa yang lubangnya berukuran 1 cm × 1 cm atau bisa lebih kecil sekitar 0,5 cm × 0,5 cm. Kawat tersebut digulung membuat lingkaran berdiameter 20—30 cm.
  2. Proses pembakaran dapat dilakukan di atas permukaan tanah atau di dalam lubang dengan kedalaman paling dalam sekitar 50 cm. Cerobong kawat kasa yang sudah dibuat diletakkan di atas tanah, kemudian timbun sekeliling cerobong dengan sekam hingga cerobong dapat berdiri di tengah timbunan sekam.
  3. Masukkan bahan bakar seperti daun kering, kayu kering, atau bambu kering ke cerobong. Lakukan pembakaran ketika timbunan sekam sudah setinggi 10—20 cm. Api di dalam cerobong tersebut harus dijaga tetap menyala hingga sekam yang berada di sekitarnya mulai terbakar. Proses pembakaran tersebut akan menyebabkan cerobong mengeluarkan asap putih ketika sekam di sekitarnya mulai terbakar.
  4. Saat bara di dalam cerobong sudah mulai merambat ke timbunan sekam yang berada di sekitarnya dan bara tersebut diperkirakan tidak padam, tambahkan sekam pada timbunan hingga tinggi timbunan sekam menjadi 80—90 cm atau berada sedikit di bawah bibir cerobong.
  5. Biarkan proses pembakaran terjadi dan bara merambat ke bagian luar timbunan sekam. Saat ini sebagian besar sekam akan menjadi arang setelah bagian luarnya terlihat menghitam dan asap yang keluar dari cerobong mulai berkurang.
  6. Setelah seluruh permukaan sekam berubah warna menjadi kehitaman, segera siram untuk menghentikan proses pembakaran. Anda harus memastikan seluruh proses pembakaran sudah berhenti secara sempurna. Penyiraman air tidak boleh dilakukan terlalu dini karena biochar yang didapatkan akan memiliki tingkat kematangan yang masih rendah. Penyiraman dilakukan ketika timbunan sekam berubah warna menjadi hitam dan menyisakan sekitar 5 persen yang masih berwarna sekam.
  7. Ratakan timbunan sekam di permukaan tanah untuk dikeringkan dan dijemur.
  8. Giling sekam, kemudian ayak dengan ayakan 0,5 cm.
  9. Biochar dari sekam padi sudah siap digunakan atau diformulasikan terlebih dahulu.
Baca Juga:  Agar Tanaman Jahe Tumbuh Subur, Begini Cara Mengolah Lahan yang Benar