Langkah-langkah Merawat Jeruk Nagami yang Cantik

Pertanianku Jeruk nagami berasal dari Cina dan dikenal dengan nama nagami kumquat.  Sosok tanaman jeruk ini berupa perdu rimbun dan jarang dibudidayakan secara komersial. Jeruk nagami lebih cocok dijadikan sebagai tanaman hias yang ditanam di dalam pot. Ukuran buahnya relatif kecil, hanya sebesar bola pingpong dengan kulit buah yang tipis.

jeruk nagami
foto: Pixabay

Meski ukurannya kecil, buah jeruk nagami bercita rasa segar yang nikmat. Oleh karena itu, tanaman jeruk ini tidak hanya dipelihara sebagai tanaman hias, tetapi buahnya dimanfaatkan untuk dikonsumsi. Jeruk nagami juga bisa diolah menjadi selai, jeli, manisan, sirup, es krim, atau hiasan kue.

Tinggi tanaman ini hanya sekitar 4–7 meter dengan lebar 4–6 meter. Jeruk nagami tumbuh baik di daerah dengan kemiringan kurang dari 30 derajat dan di ketinggian 300–800 m dpl dengan suhu optimal antara 25–30°C.

Umumnya, tanaman jeruk membutuhkan 5–9 bulan basah atau musim hujan. Pada musim ini kondisi kelembapan tanah stabil sehingga perkembangan bunga dan buah berlangsung dengan baik. Hal ini karena tanaman sangat memerlukan air yang cukup. Kelembapan optimal untuk tanaman jeruk nagami sekitar 70–80 persen. Jeruk mungil ini tidak menyukai tempat yang terlindung dari sinar matahari.

Tanaman jeruk nagami biasanya dijual di toko-toko tanaman sehingga Anda bisa langsung membeli yang sudah tumbuh. Langkah selanjutnya yang perlu diperhatikan ialah cara merawat agar tanaman dapat tumbuh subur dan terlihat cantik. Berikut ini langkah-langkah merawat tanaman jeruk nagami yang benar.

Penyiraman

Penyiraman dilakukan pada musim kemarau (70–80 liter), fase menjelang pembungaan (40–60 liter), dan fase menjelang pembentukan buah (40–60 liter). Penyiraman dihentikan sesaat untuk merangsang pembentukan bunga. Setelah bunga terbentuk, penyiraman kembali dilanjutkan. Penyiraman dapat dilakukan 5–7 hari sekali hingga bunga menjadi pentil dan dilanjutkan 7–10 hari sekali sampai buah bisa dipanen. Untuk tanaman yang masih muda, cukup disiram 2—3 hari sekali.

Baca Juga:  Bahaya Benalu Bagi Tanaman Mangga

Penyiangan dan penggemburan

Buang gulma yang tumbuh di sekitar tanaman dan lakukan penggemburan bila akar sudah mulai terlihat.

Pemupukan

Berikan pupuk organik setahun sekali pada awal musim hujan dan pupuk anorganik sebanyak dua kali per tahun, masing-masing sebanyak setengah dosis anjuran.

Pemangkasan

Pemangkasan bertujuan membentuk tanaman agar tidak terlalu tinggi, percabangan teratur dan kokoh, tanaman bisa mendapatkan sinar matahari secara merata, memperbaiki kualitas buah, memperbanyak tunas baru, dan mengurangi kerimbunan.

Penjarangan buah

Saat tanaman sudah berbuah lebat, Anda perlu melakukan penjarangan dengan membuang buah yang berkualitas kurang bagus.