Langkah-langkah Proses Pembungaan dan Seleksi Kuntum Buah Naga

PertaniankuProses pembungaan buah naga bisa terjadi apabila cabang produksi telah terbentuk dengan baik. Pada setiap ujung sulur telah dilakukan pemangkasan sepanjang 5—10 cm agar terjadi tahapan penuaan, serta cabang produksi yang terbentuk tidak mengandung tunas dan cabang yang tumbuh di bagian samping harus dipangkas.

pembungaan buah naga
foto: pertanianku

Cabang produksi biasanya sudah terbentuk sejak tanaman berumur 6—7 bulan sejak tanam. Pada fase vegetatif, tanaman sudah mendapatkan zat hara seimbang dan cukup. Oleh karena itu, pada masa menjelang berbunga, pengairan buah naga cukup diberikan satu kali bersamaan setelah dilakukan pemupukan. Berikut ini langkah-langkah Proses pembungaan buah naga yang bisa Anda ikuti.

  1. Lakukan penyemprotan pupuk daun berkadar P tinggi. Jumlah larutan sebanyak 60 liter per 1.000 populasi tanamman. Dosisnya sebanyak 2 gram/liter air. Pupuk ini diberikan rutin seminggu sekali selama 8 minggu.
  2. Tanaman akan belajar berbunga ada akhir bulan ke-7 dan bulan ke-8 yang ditandai dengan munculnya kuntum bunga. Pada saat itu, penyemprotan pupuk daun tetap dilakukan. Jika kuntum bunga sudah tumbuh 20 persen dari populasi tanaman, perairan dilakukan sebanyak 2 minggu sekali. Hal ini bertujuan mencegah rontoknya kuntum bunga, memperbesar kuntum bunga, dan penyerapan hara.
  3. Selanjutnya, lakukan seleksi kuntum bunga. Pada tahap awal, tinggalkan 1 atau 2 kuntum bunga pada setiap sulur atau cabang produksi. Jika Anda meninggalkan dua kuntum bunga, berikan jarak antarkuntum minimal 30 cm. Pilihlah kuntum bunga yang menghadap ke matahari.
  4. Jika tumbuh tunas cabang baru pada cabang produksi, lakukan pemangkasan. Pada fase generatif/pembentukan kuntum bunga ataupun buah, tidak boleh ada tunas cabang baru yang tumbuh. Tunas baru yang tumbuh harus dipangkas sedini mungkin dan dapat menggunakan hormon penghambat pertumbuhan tunas.
  5. Lakukan penyemprotan komposisi K power untuk mengatur ukuran buah yang ideal. Atau, Anda dapat menggunakan Gibberelic Acid yang dilakukan pada saat kuntum bunga sedang tumbuh dan waktu menjadi pentil buah.
  6. Untuk mendapatkan rasa serta penampilan buah yang diinginkan, dapat menggunakan campuran Monokalium Phospat/MKP 2 gram/liter air dan multimikro 1 cc/liter ar. Campuran tersebut diberikan pada saat buah berwarna hijau menjelang merah dengan cara disemprot.
  7. Jika Anda menjumpai buah kerdil, sebaiknya buah tersebut dibuang agar muncul kuntum bunga yang baru.
Baca Juga:  Langkah Mudah Mengatasi Hama dan Penyakit Pohon Jambu Air Madu Deli

 

Loading...

 

 

Loading...
Loading...