Langkah-langkah Ternak Burung Unta

Pertanianku — Burung unta termask hewan herbivora yang hidup secara berkelompok. Hewan berkaki panjang ini juga sangat menyukai air, tetapi bisa bertahan hidup dalam jangka waktu relatif lama tanpa air. Pada zaman dulu, ternak burung unta dilakukan untuk mendapatkan bulu, bahkan, di masa itu bulu burung unta menjadi komoditas ekspor utama.

ternak burung unta
foto: Pixabay

Setelah burung unta didomestikasikan, ternak burung unta justru lebih ditujukan sebagai penghasil telur, daging, dan bulu. Daging burung unta berwarna merah dengan kandungan lemak dan kolesterol yang lebih rendah dari daging kalkun. Berikut ini langkah-langkah beternak burung unta.

Pemilihan bibit

Sebaiknya, pilih bibit burung unta yang tingginya mencapai 7–8 kaki pada saat telah dewasa dengan leher yang panjang, kepala kecil, bulu badan halus, lengan kuat, dan kaki-kakinya yang besar hanya memiliki dua kuku kaki. Sementara itu, bakalan burung unta juga harus memiliki kepala yang dilengkapi dengan paruh datar.

Kandang burung unta

Kandang burung unta sebaiknya berukuran besar dan dilengkapi dengan pagar kawat. Lantai terbuat dari tanah berpasir dan dilengkapi dengan tempat pakan serta minum yang terpisah. Lantai berpasir berguna bagi burung unta ketika dalam keadaan berbahaya. Pasalnya, pada keadaan tersebut burung akan menyembunyikan kepalanya ke dalam pasir atau berlari cepat.

Cara memelihara burung unta

Burung unta termasuk hewan yang sangat pilih-pilih pakannya. Hewan ini menyukai pucuk-pucuk rumput dan benih-benih bunga tertentu. Kadang-kadang, hewan yang dapat berlari hingga 64 km/jam ini juga memakan belalang. Dalam sehari burung unta menghabiskan pakan sebanyak 3,5 kg pakan/hari.

Anak burung unta tidak makan selama 24 jam pertama setelah lahir. Pakan baru diberikan setelah berumur tiga minggu. Pakan tersebut adalah alfafa pelet berkualitas, oyster sheel, grit, dan air bersih.

Baca Juga:  Jenis-jenis Kandang Sapi Limousin

Sanitasi menjadi langkah penting dalam pemeliharaan burung unta karena hewan ini sangat suka mandi dan senang memakan benda-benda asing yang berada di lantai kandang. Oleh karena itu, Anda harus memastikan tidak ada benda asing yang dapat membahayakan hewan. Burung unta cukup rentan terkena serangan kutu.