Langkah Mudah Bertanam Kacang Iris

PertaniankuKacang iris atau yang juga dikenal dengan gude termasuk tanaman polong yang dapat tumbuh hingga mencapai tinggi 2—3 meter. Kacang yang juga sering disebut kacang kayo ini dimanfaatkan sebagai sumber protein nabati dan daunya biasa digunakan sebagai pereda sakit gatal kulit.

Kacang iris
Foto: pixabay

Bertanam kacang iris dapat dilakukan pada ketinggian 100—1.200 mdpl. Syarat lain untuk menumbuhkan tanaman perdu ini adalah pH tanah haruslah berkisar antara 5—6,5 dan suhu udara berkisar antara 18—30 oC.

Menanam kacang ini harus diawali dengan mengembangbiakkan bibit dari biji kacang iris. Satu hektare lahan yang akan ditanami membutuhkan biji kacang iris seberat 12—20 kilogram.

Persiapan diawali dengan mencangkul lahan sedalam 20—30 cm dan dibuat bedengan dengan lebar 140—160 cm. penggunaan pupuk digunakan dengan cara dihamparkan pada lahan. Satu hektare lahan kira-kira membutuhkan pupuk sebanyak sepuluh hingga dua belas ton.

Buat lubang tanam di bedengan, kemudian isi dengan dua biji bibit kacang iris. Selanjutnya, lubang tersebut ditutup dengan tanah tipis-tipis.

Setelah ditanam, pemupukan dilanjutkan dengan pemberian pupuk buatan. Urea, TSP (SP-36), dan KCl digunakan sebagai campuran pupuk buatan. Pupuk diberikan dengan cara dilingkarkan pada tanaman.

Kacang iris yang mulai tumbuh kemudian dilakukan perawatan dengan penyiangan gulma dan pemberantasan hama dan penyakit. Hama yang sering menyerang adalah kutu merah, penggerek polong muda, dan belalang daun hijau yang dahannya miring. Hama ini dapat diberantas dengan insektisida Bayrusil 250 EC 0,2 persen. Jika tidak diberantas, beberapa hama seperti belalang daun hijau dapat menularkan virus sapu atau virus keriting daun.

Keadaan tanah yang terlalu basah juga dapat menyebabkan penyakit layu yang menyerang leher batang tanaman. Penyakit ini diberantas dengan fungisida Benlante 0,5 persen untuk mencegah penularannya.

Baca Juga:  Penanganan Pascapanen Jagung Manis

Kacang iris mulai berbunga setelah memasuki umur tiga hingga lima bulan pascatanam. Kemudian, memasuki usia lima hingga delapan bulan, kacang ini dapat dipanen. Kacang yang dipanen harus dilakukan secara selektif karena waktu matangnya berbeda-beda.

Namun, jika biji tanaman ini hendak diolah menjadi tempe, polong harus dipanen setelah kering. Hasilnya dapat mencapai dua sampai enam ton per hektarenya. Salah satu keuntungan budidaya kacang iris adalah panen polong ini tidak mengenal musim sehingga dapat dilakukan terus-menerus.

Loading...