Langkah Mudah Budidaya Selada di Pot

Pertanianku — Selada (Letuca sativa) merupakan salah satu jenis sayuran yang cukup sering dikonsumsi dan budidayakan karena permintaannya cukup tinggi. Varietas selada yang bagus untuk dibudidayakan adalah New York, Imperial, Great Lakes, dan Pennlaket. Budidaya selada bisa dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya dengan menggunakan pot untuk menghemat lahan. Berikut ini langkah mudah budidaya selada di pot.

budidaya selada
Foto: Pixabay

Tempat tumbuh yang tepat

Suhu optimal untuk pertumbuhan selada ialah 15—25°C. Selada yang ditanam di dataran rendah cenderung lebih cepat berbunga dan berbiji. Jenis tanah yang cocok untuk penanaman selada ialah lempung berdebu, lempung berpasir, dan tanah yang masih mengandung humus. Sebaiknya, tanah untuk media tanam selada bersifat netral. Jika tanah asam, daun selada menjadi kuning.

Bibit tanaman

Selada ditanam melalui biji yang diperoleh dari tanaman. Setelah tua, tanaman dipetik untuk diambil bijinya. Namun, saat ini sudah banyak benih selada yang dijual di pasaran sehingga Anda bisa langsung membelinya saja. Khusus untuk benih selada hibrida lebih baik dibeli di toko pertanian. Hal ini bertujuan agar produksi dan mutu produknya tetap prima. Anda bisa memperoleh benih selada unggulan di Toko Trubus.

Menyemai biji selada

Semai benih selada di dalam kotak datar yang berisi campuran media tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Walaupun penanaman langsung dapat dilakukan, untuk mendapatkan hasil yang baik, disarankan benih disemai terlebih dahulu.

Setelah berumur tiga minggu, pindahkan ke pot pembesaran yang sudah berisi media tanam. Media tanam yang digunakan sama dengan media penyemaian.

Pemeliharaan tanaman

Lakukan pemeliharan dengan cara memberikan biopestisida secara rutin untuk mengendalikan kemungkinan adanya hama dan penyakit. Apabila daun busuk atau terkena hama, segera dibuang. Lakukan penyiangan saat selada berumur dua minggu.

Baca Juga:  Ragam Ramuan Pestisida Nabati yang Mudah Dibuat

Penyiraman dilakukan sebanyak 1—2 kali sehari. Frekuensi dua kali per hari terutama selada yang ditanam di dataran rendah karena suhu lingkungan yang tinggi. Jangan lupa berikan pemupukan dengan pupuk kandang sebanyak 100 gram/pot. Pemupukan dilakukan saat penanaman dan sebulan setelah tanam.

Panen

Selada bisa dipanen setelah tanaman berumur 2—3 bulan. Namun, daun selada juga bisa dipanen lebih cepat karena daun yang muda pun layak dikonsumsi. Lakukan pemanenan dengan cara memotong bagian tanaman di atas permukaan tanah atau mencabut semua bagian tanaman termasuk akarnya.

Pascapanen

Daun selada yang sudah dipanen harus segera dikonsumsi atau dipasarkan karena tidak tahan dengan suhu panas dan penguapan. Oleh karena itu, agar daunnya tahan lama harus disimpan di ruang pendingin dengan suhu di bawah 0°C.

Untuk membudidayakan selada di pot, Anda bisa memperoleh berbagai kebutuhan bertanam selada di Toko Trubus. Sebagai solusi pertanian, Toko Trubus menyediakan beragam keperluan berkebun Anda. Mulai dari benih dan bibit tanam, media tanam, pupuk dan pestisida, hingga peralatan berkebun lainnya. Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi WhatsApp admin Toko Trubus atau mengunjungi lokasi Toko Trubus terdekat. Selain itu, Anda bisa mendapatkan produk-produk Toko Trubus di Tokopedia.