Langkah Mudah Membuat Arang Sekam untuk Berkebun di Rumah

PertaniankuArang sekam terbuat dari sekam padi yang dibakar dengan pembakaran yang tidak sempurna. Bahan media tanam ini mengandung unsur mangan (Mn) dan silicon (Si). Namun, bisa dikatakan, media tanam ini miskin unsur hara sehingga perlu dicampur dengan bahan lain.

arang sekam
foto: Trubus

Kelebihan arang sekam ialah mampu membuat media tanam menjadi lebih porous, bersih, dan sterilitasnya lebih terjamin. Bahan media tanam ini juga bebas dari organisme pengganggu seperti kutu yang biasa hidup di dalam tanah.

Bahan media tanam arang sekam memiliki daya simpan yang cukup lama. Anda bisa menyimpannya hingga lebih dari satu tahun. Arang sekam memiliki drainase dan aerasi yang baik, bertekstur kasar, ringan, dan memiliki sirkulasi udara yang tinggi karena memiliki banyak pori-pori. Arang cocok digunakan sebagai campuran media tanam untuk tanaman yang tidak begitu menyukai kondisi basah atau tergenang air.

Anda bisa mendapatkan arang sekam dengan cara membeli di toko yang menjual berbagai kebutuhan bertanam atau membuatnya sendiri apabila Anda memiliki sumber sekam yang melimpah. Jika Anda memutuskan untuk membelinya, pastikan media tanam dalam kondisi yang baik, seperti tidak lembap. Anda juga bisa membuatnya sendiri, simak ulasan berikut ini.

Cara pertama

Cara pertama dilakukan dengan meletakkan sekam di atas seng yang telah ditempatkan di atas tungku. Selanjutnya, sekam disangrai sambil diaduk. Dengan cara ini, akan diperoleh arang sekam sebanyak 40–50 kg dari 100 kg sekam segar.

Cara kedua

Cara kedua dilakukan dengan memasukkan sekam ke tong sampai tinggi sekitar 20 cm. Oli dituangkan ke dalam tong, kemudian dibakar. Jika asap dari pembakaran berkurang, sekam perlu ditambah sedikit demi sedikit hingga tong penuh. Tong kemudian ditutup karung basah dan di atasnya diberi penutup hingga rapat.

Baca Juga:  Waspada, Cara Pengapuran Tanah yang Salah akan Berakibat Fatal

Sekam dibiarkan menjadi dingin. Setelah itu, arang sekam dipisahkan dari abunya melalui penyaringan. Jumlah yang diperoleh sekitar 40–50 kg arang sekam dari 100 kg sekam segar. Cara kedua kurang efisien karena memerlukan waktu yang lebih lama dibanding cara pertama.