Langkah Mudah Membuat Arang Sekam

Pertanianku— Arang sekam merupakan salah satu jenis media tanam yang sering berguna untuk bertanam. Media tanam ini membuat struktur tanah menjadi lebih gembur sehingga sistem aerasi dan drainase di dalam tanah berjalan lancar. Arang sekam banyak dijual di toko-toko pertanian, tetapi sebenarnya Anda bisa membuat arang sekam sendiri jika memiliki bahan sekam.

membuat arang sekam
foto: Pertanianku

Sekam merupakan limbah yang jarang dimanfaatkan oleh petani. Oleh karena itu, Anda bisa mendapatkan sekam secara cuma-cuma atau dengan harga yang sangat murah. Cara membuat arang sekam terbilang sangat mudah. Anda hanya memerlukan sekam padi, arang, korek api, minyak tanah, air, dan kawat berbentuk tabung.

Untuk Anda yang mulai tertarik membuat arang sekam sendiri, simak ulasan cara pembuatan di bawah ini.

  1. Buat gundukan atau tumpukan arang sekam mengelilingi kawat pembakaran yang diletakkan di tengah gundukan.
  2. Masukkan arang atau batok kelapa di tengah-tengah gundukan.
  3. Untuk memudahkan proses pembakaran, tuangkan sedikit minyak tanah.
  4. Nyalakan api dengan koran bekas dan bakar sekam.
  5. Jika sekam bagian atas sudah menghitam, balik tumpukan sekam di bawah menjadi di bagian paling atas. Lakukan terus hingga semua sekam sudah menghitam sempurna.
  6. Setelah seluruh sekam menghitam, siram sekam dengan air untuk menghentikan pembakaran agar sekam tidak menjadi abu.
  7. Keringkan sekam.
  8. Setelah kering, masukkan sekam ke plastik atau karung.

Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dari pembuatan arang sekam. Mulai dari memanfaatkan limbah pertanian, mengurangi biaya media tanam untuk menanam tanaman di pot atau lahan, serta menjadi peluang usaha baru yang cukup menggiurkan.

Saat ini hobi bertanam sedang disukai banyak orang, seperti bertanam tanaman hias dan tabulampot. Kegiatan bertanam tersebut sebagian besar membutuhkan arang sekam sebagai media tanam. Permintaan yang tinggi tersebut dapat menjadi peluang bagi Anda yang memiliki sumber daya sekam yang melimpah. Daripada dibuang begitu saja, lebih baik diolah menjadi arang sekam.

Baca Juga:  Kementan Dorong Diversifikasi Singkong agar Naik Kelas