Langkah Mudah Membuat Kompos Cair dari Kotoran Ternak

Pertanianku — Kotoran ternak bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi peternak karena bermanfaat untuk tanaman. Kotoran tersebut bisa diolah menjadi kompos cair yang kaya akan unsur hara dan aman digunakan dalam jangka panjang.

kompos cair
foto: pertanianku

Saat ini, tren menanam sayuran organik sedang tinggi, banyak orang yang mulai tertarik membudidayakan sayuran atau tanaman lain secara organik yang lebih sehat. Bertanam pasti membutuhkan pupuk untuk menyuburkan tanaman.

Pupuk berguna untuk menyuplai kebutuhan unsur hara yang digunakan untuk pertumbuhan tanaman. Penanaman secara organik menghindari penggunaan pupuk kimia karena bisa meninggalkan residu di daun atau buah tanaman. Salah satu solusi untuk menggantikan peran pupuk kimia adalah dengan menggunakan pupuk organik, salah satunya adalah kompos cair.

Loading...

Sesuai namanya, kompos cair merupakan cairan yang berasal dari beberapa bahan, lalu diekstrak agar bisa digunakan sebagai kompos. Cairan ekstrak kompos didapatkan dari  kompos yang dilarutkan dengan air. Perbandingan antara kompos dan air adalah 1:2. Misalkan, 10 kg kompos yang dilarutkan dengan 20 liter air.

Penggunaan kompos cair dari kotoran ternak akan sangat memudahkan petani memberikan pupuk kepada pohon. Peralatan yang dibutuhkan untuk membuat kompos ini adalah drum atau ember plastik berkapasitas 200 liter. Berikut ini beberapa bahan yang dibutuhkan serta cara pembuatannya.

Bahan-bahan:

  • Cairan ekstrak kompos 1 liter
  • Molase 1 liter, Anda bisa menggantinya dengan gula merah sebanyak 500 gram
  • Kotoran kambing/kotoran ayam 30 kg
  • Air secukupnya

Cara membuat:

  • Kumpulkan kotoran kambing atau kotoran ayam dan keringkan terlebih dahulu selama satu minggu di bawah sinar matahari agar tidak terlalu basah.
  • Isi drum dengan air sebanyak setengah bagiannya.
  • Siapkan wadah terpisah, masukkan 1 liter molase atau 500 gram gula merah ke 1 liter air.
  • Masukkan molase/gula merah yang sudah dilarutkan dengan cairan ekstrak kompos ke drum ember, lalu aduk perlahan hingga seluruh bahan tercampur rata.
  • Masukkan kotoran ternak yang sudah kering ke drum dan aduk secara perlahan agar larutan diserap oleh pupuk.
  • Tambahkan air kembali hingga drum terisi penuh, aduk secara perlahan dan tutup rapat-rapat. Lakukan pengandukan setiap pagi selama 4 hari dengan 5 putaran pengadukan setiap harinya. Setelah diaduk, biarkan larutan tenang terlebih dahulu, lalu tutup kembali.
  • Setelah 4 hari, kompos cair sudah bisa digunakan.
Baca Juga:  Memelihara Kambing yang Sedang Bunting

 

 

 

 

 

Loading...
Loading...