Langkah Mudah Membuat Kompos dari Ampas Tahu

Pertanianku Ampas tahu dapat diolah menjadi kompos dengan bantuan bioaktivator EM-4 agar proses pengomposan berjalan lebih sesuai dan cepat. Kompos tahu diaplikasikan dengan cara ditabur secara merata ke seluruh permukaan tanah, jumlah kompos yang diberikan sebanyak 3—4 genggam untuk tiap meter perseginya. Namun, jumlah pemberian untuk tanah yang kurang subur dapat dilebihkan.

ampas tahu
foto: Pertanianku

Kompos dari ampas tahu dapat diberikan saat tanah sedang diolah. Sementara itu, pada tanah sawah, kompos diberikan saat pembajakan dan setelah tanaman berumur 14—30 hari.

Bahan-bahan:

  • Ampas tahu 20 kg
  • Gula merah 5 sendok makan
  • Boksahi siap pakai 2 kg
  • Dedak 2 kg
  • Bioaktivator 200 ml (20 sendok makan)
  • Air secukupnya

Cara membuat:

  • Peras ampas tahu dan keringkan selama 4 hari atau hingga tidak ada larva serangga pada ampas dan kadar airnya berkurang.
  • Campurkan gula merah serut dengan air sebanyak 250 ml.
  • Campurkan 150 ml larutan EM-4 dengan air sebanyak 250 ml.
  • Campurkan ampas tahu, bokashi, dan dedak secara merata dengan perbandingan 10 ampas tahu (20 kg), 1 bagian bokashi (2 kg), dan 1 bagian dedak (2 kg).
  • Siramkan larutan gula merah hingga merata.
  • Siramkan larutan EM-4 secara merata juga.
  • Campur secara perlahan hingga kandungan airnya mencapai 30—40 persen. Anda bisa mengetahui kandungan air tersebut dengan memegang bahan kompos. Apabila bahan kompos digenggam, tidak akan menetaskan air dan akan memekar bila genggaman dilepas. Jika kandungan airnya belum tepat, tambahkan air hingga mencapai tingkat kelembapan yang diinginkan.
  • Masukkan campuran tersebut ke wadah plasti
  • Kondisi suhu harus berada di 40—50°C dan harus dikontrol setiap 5 jam sekali. Agar kondisi suhu stabil, Anda perlu membalik bahan kompos pada sore hari untuk mencegah timbulnya bau selama proses fermentasi. Kegiatan tersebut perlu dilakukan hingga kompos matang atau selama 14—29 hari proses pengomposan.
  • Kompos yang sudah matang ditandai dengan warna cokelat kehitaman, tidak berbau, dan suhu normal seperti semula.
  • Setelah itu, kompos sudah siap digunakan.
Baca Juga:  Resep Bakso Udang Wortel, Camilan Bergizi yang Garing dan Gurih