Langkah Mudah Membuat Pupuk Organik Cair Air Kelapa

Pertanianku — Kelapa termasuk komoditas pertanian yang memiliki banyak manfaat. Semua bagian tanaman ini bisa dimanfaatkan, mulai dari akar, batang, sabut, tempurung, daun, hingga air kelapa. Air kelapa bisa Anda manfaatkan sebagai pupuk organik cair yang dapat menunjang kesuburan tanaman.

pupuk organik jamur
foto: Pertanianku

Air kelapa mengandung nutrisi penting, seperti karbohidrat, gula, mineral, asam amino, dan lain-lain. Air kelapa yang diolah menjadi pupuk organik cair memiliki beberapa kelebihan, di antaranya aman digunakan karena tidak menimbulkan risiko kesehatan pada penggunanya, tidak berdampak negatif pada lingkungan dan tanaman, penggunaannya sangat mudah, serta daya simpannya lebih lama.

Pupuk organik cair yang terbuat dari air kelapa dapat memberikan cita rasa hasil panen yang lezat dan sehat untuk dikonsumsi.

Pupuk organik cair air kelapa dapat bermanfaat untuk memperbaiki sifat fisika, kimia, dan biologi tanah. Pupuk juga dapat meningkatkan kesuburan tanah, membantu penyerapan hara menjadi lebih optimal, menjaga kelembapan tanah, memperbaiki struktur tanah, membuat tanah gembur, porositas menjadi lebih baik, aerasi tanah menjadi lebih baik, meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah sehingga tanah lebih subur, meningkatkan pertumbuhan tanaman, dan meningkatkan produktivitas tanaman.

Air kelapa harus difermentasikan terlebih dahulu sebelum dibuat menjadi pupuk organik cair. Pada proses fermentasi tersebut, mikroorganisme akan merombak bahan-bahan organik sehingga menghasilkan kandungan unsur hara yang lebih mudah diserap oleh tanaman.

Peralatan yang Anda butuhkan untuk membuat pupuk organik ini antara lain ember berkapasitas 30 liter lengkap dengan penutupnya, alat penyaring halus, dan pengaduk kayu. Berikut ini ulasan mengenai bahan-bahan yang dibutuhkan serta cara pembuatan pupuk organik cair dari air kelapa.

Bahan-bahan:

  • Air kelapa 25 liter
  • EM4 25 ml
  • Molase atau tetes tebu sebanyak 50 ml (Anda bisa menggantinya dengan gula aren, gula jawa, atau gula pasir 50 gram).
Baca Juga:  Resep Membuat Dendeng Lele

Cara membuat:

  • Siapkan ember dan pasang saringan di atasnya, kemudian masukkan air kelapa.
  • Siapkan wadah lain, larutkan gula dan EM4, aduk hingga rata.
  • Masukkan larutan gula ke ember yang sudah berisi air kelapa. Aduk hingga tercampur merata.
  • Tutup rapat dan simpan di tempat yang tidak terkena cahaya matahari secara langsung.
  • Lakukan pengadukan setiap hari selama 1 menit, kemudian aduk kembali. Pengadukan tersebut dilakukan pada hari ke-2 hingga hari ke-10.
  • Proses fermentasi telah berhasil jika sudah muncul bau seperti tape.

Pupuk perlu dilarutkan terlebih dahulu sebelum diaplikasikan ke tanaman. Untuk setiap 10 ml pupuk organik membutuhkan 1 liter air. Semprotkan pupuk tersebut setiap seminggu sekali.