Langkah Mudah Menanam Bayam Organik

Pertanianku — Bayam mengandung banyak zat besi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Sebenarnya, menanam bayam organik tidak begitu sulit, bahkan caranya hampir sama seperti menanam bayam umumnya.

Menanam bayam organik
foto: Pertanianku

Kegiatan menanam bayam organik dapat dilakukan kapan saja, baik pada musim hujan maupun musim kemarau. Namun, karena bayam membutuhkan banyak air, waktu yang paling tepat untuk menanam bayam adalah awal musim hujan. Untuk Anda yang tertarik menanam bayam organik, berikut ini ulasan langkah-langkah menanam bayam.

Lokasi menanam

Sayur bayam dapat ditanam di dataran rendah ataupun dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 5—2.000 m dpl dan kelembapan udara sekitar 40—60 persen. Tanaman bayam lebih mudah tumbuh subur pada tanah yang gembur dan subur serta pH netral antara 6—7. Tanaman bayam yang ditanam pada tekstur tanah yang berat malah akan menyulitkan proses produksi dan panennya.

Jika penanaman sayur bayam dilakukan di pot, gunakan pot berukuran luas karena bayam memiliki sistem perakaran tunggang.

Bibit bayam

Anda bisa menggunakan bibit bayam dari benih atau dari potongan batang bayam yang terdapat akarnya. Namun, khusus untuk bayam cabut harus menggunakan benih yang berasal dari biji tanaman, sedangkan bayam petik dapat memanfaatkan bibit setek.

Media tanam

Media tanam yang dapat digunakan terdiri atas campuran pupuk kandang dan tanah dengan perbandingan yang sama. Sementara itu, untuk bibit setek sebaiknya gunakan media tanam yang terbuat dari pasir dan pupuk dengan perbandingan yang sama.

Perawatan bibit

Benih perlu diberikan penyiraman dan perlindungan dari sinar matahari. Lakukan penjarangan atau pemindahan setelah benih sudah berkecambah dan memiliki 2—4 helai daun. Sementara itu, benih yang berasal dari setek tidak perlu dipindahkan.

Baca Juga:  Media Tanam yang Tepat untuk Hidroponik

Penyiraman

Tanaman bayam perlu disiram sebanyak 1—2 kali sehari pada musim kemarau. Namun, penyiraman perlu dilakukan lebih intens pada tanaman yang dipelihara di daerah kering untuk mencegah tanaman layu dan kekeringan.

Berikan pupuk organik susulan dengan dosis sekitar 0,4—0,8 kg/tanaman. Pupuk tersebut diberikan pada awal penanaman sebagai pupuk dasar dan setelah tanaman berumur 30 hari.

Penyiangan gulma dan perawatan dari hama serta penyakit

Lakukan penyiangan terhadap gulma yang tumbuh di sekitar tanaman untuk melindungi tanaman bayam. Selain itu, lindungi juga tanaman dari serangan hama dan penyakit dengan menggunakan biopestisida.

Panen

Tanaman dapat dipanen setelah berumur 25—35 hari setelah tanam. Bayam cabut dipanen dengan cara dicabut seluruh bagian tanamannya. Sementara itu, bayam petik dapat dipanen dengan cara dipetik daunnya atau memotong bagian batangnya. Panen sebaiknya dilakukan pada pagi hari untuk menghindari sinar matahari yang terik.