Langkah Mudah Menanam Blewah

Pertanianku — Waktu yang tepat untuk menanam blewah ditentukan dengan cara menghitung 2,5—3 bulan sebelum waktu panen yang diinginkan. Jika ingin dipanen pada bulan puasa, sebaiknya Anda sudah mulai menanam sejak 2,5 bulan sebelum bulan puasa. Ada dua metode yang bisa digunakan untuk menanam blewah, yakni dengan ajir atau dibiarkan menjalar di atas tanah. Berikut ini ulasan lebih lengkap mengenai cara menanam blewah.

menanam blewah
foto: Pertanianku

Pengolahan lahan

Sebelum menanam, Anda harus mengolah lahan yang akan digunakan terlebih dahulu. Lahan tersebut dicangkul (dibajak) sedalam 30—40 cm atau lebih. Selanjutnya, buatlah guludan atau bedengan dengan lebar sekitar 2,0—2,5 m dan panjang bergantung pada ketersediaan lahan. Buatlah selokan antara bedengan dan lebar sekitar 30—40 cm dan dalamnya sekitar 30—50 cm, kedalaman selokan bergantung pada musim yang berlangsung.

Bertanam menggunakan ajir

Gunakan ajir yang terbuat dari belahan bambu yang lebarnya mencapai 2 cm dan panjang 200—250 cm. Ajir juga bisa terbuat dari besi atau kayu yang kuat. Pasang ajir secara tegak di dekat batang tanaman dan pasang melintang tegakan ajir agar kedudukan ajir semakin kuat.

Siapkan lubang tanam pada guludan sejajar dengan arah guludan. Jarak antarbaris lubang sekitar 100 cm dan jarak lubang di dalam barisan sekitar 60 cm. Tiap lubang bisa ditanam dua butir biji. Selanjutnya, tutup dengan tanah halus atau abu dapur atau kompos yang sudah matang.

Biji blewah harus dijaga agar tetap lembap dengan cara disiram air, tapi jangan disiram ketika guludan sudah diguyur air hujan. Setelah biji tumbuh, buang salah satu biji yang kurang baik sehingga hanya ada satu biji yang dipelihara. Ajir sudah bisa dipasang setelah tanaman muda mengeluarkan daun sebanyak 3—5 helai daun.

Baca Juga:  Mentan Syahrul Dorong Hutan Sagu Papua Barat Jadi Agrowisata

Menanam blewah tanpa ajir

Lapisi bedengan terlebih dahulu dengan mulsa plastik atau mulsa jerami. Ukuran mulsa plastik sekitar 1,8 m × 100 m. Lebar bedengan sekitar 160—200 cm. Buat lubang tanam dengan menggunakan tugal dengan jarak lubang tanam antarbarisan sekitar 150 cm dan jarak antarlubang dalam barisan sekitar 50 cm. Jika mulsa plastik yang digunakan, pembuatan lubang tanam bisa dilakukan dengan menggunakan dasar kaleng bekas susu.

Setiap lubang bisa ditanam 2 butir biji blewah, kemudian tutup dengan tanah halus atau kompos matang. Siram biji secara rutin jika tidak turun hujan. Setelah biji sudah tumbuh, buang biji yang pertumbuhannya kurang baik sehingga hanya satu biji yang dipelihara.