Langkah Mudah Menanam Buah Naga di Pot

Pertanianku — Buah naga termasuk tanaman buah yang bisa dibudidayakan dengan menggunakan pot, baik dalam skala hobi maupun komersil. Kegiatan bertanam di pot merupakan kegiatan positif yang dapat memberikan dampak baik bagi tubuh dan lingkungan sekitar. Untuk menanam buah naga di pot, berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda ikuti.

menanam buah naga
foto: pertanianku

Persiapan bertanam

Anda perlu mempersiapkan pot berukuran 40 cm agar tanaman bisa tumbuh dengan maksimal. Tanaman buah naga sangat fleksibel. Anda bisa menggunakan pot dari plastik, tanah liat, semen, drum, bahkan kaleng bekas.

Selanjutnya, Anda perlu menyiapkan media tanam yang terdiri atas pasir, pupuk kandang, tanah, dan kompos dengan perbandingan 2:3:1:1. Biasanya, petani menambahkan bubuk batu bata dan kapur pertanian secukupnya. Media tanam perlu dicampur dan didiamkan selama satu hari sebelum digunakan.

Terakhir, siapkan tiang panjatan. Akan lebih baik, jika tiang panjatan tersebut terbuat dari besi berdiameter sekitar 8 cm hingga 10 cm. Anda bisa memberikan kaki-kaki pada tiang agar kokoh dan kuat menopang akar buah naga.

Penanaman

Pilihlah bibit yang batangnya berwarna hijau tua, bebas dari penyakit, dan berukuran sekitar 30 cm. Tanam pada kedalaman sekitar 10 cm di sekitar tiang yang sudah Anda siapkan tadi. Anda tidak perlu menanam bibit buah naga terlalu dalam karena malah tidak baik bagi pertumbuhan buah naga.

Rapikan tanah di sekitar bibit buah naga dengan cara menekan tanahnya. Setelah memastikan bibit tertanam dengan sempurna, siram pot dengan air. Letakkan pot berisi bibit buah naga di daerah yang terkena sinar matahari langsung.

Pemeliharaan

Anda harus melakukan pemupukan secara teratur. Jika memungkinkan, gunakan pupuk alami untuk memperoleh buah naga yang benar-benar menyehatkan. Selain itu, Anda juga harus melakukan penyiraman teratur agar buah naga tumbuh segar dan dapat dipanen sesuai jadwal. Anda juga perlu melakukan pemangkasan cabang dan sesekali memeriksa kondisi akar dan tiang panjatan.

Baca Juga:  Rajo Temon, Avokad Mentega asal Lampung Selatan

Jika diperlukan, ikat batang pohon dengan kawat atau tali ke tiang panjatan untuk memperkuat tanaman.