Langkah Mudah Menanam Lobak di Pot

Pertanianku Menanam lobak dapat Anda lakukan di pot sebagai solusi untuk mengatasi keterbatasan lahan. Bibit yang digunakan harus berasal dari biji atau umbi yang sudah matang. Ciri-ciri umbi matang ialah umbinya padat berisi, berwarna putih, terang, dan aromanya khas serta tidak menyengat. Namun, saat ini sudah banyak benih lobak berkualitas yang dijual di toko pertanian.

Menanam lobak
Foto: Dok. Pertanianku

Tanaman lobak memiliki bunga yang mirip dengan bunga petsai, tetapi berwarna putih. Biji tanaman berbentuk bulat, berukuran besar, dan berwarna kekuningan.

Lokasi yang digunakan untuk bertanam sebaiknya disesuaikan dengan syarat tumbuh tanaman. Lobak dapat ditanam di dataran rendah hingga dataran tinggi. Gunakan media tanam yang gembur, mengandung humus, tidak mengandung kerikil, dan pH tanah 5—6.

Sebaiknya, lobak ditanam pada musim hujan karena tanaman umbi ini sangat menyukai air, meskipun sebenarnya Anda tetap bisa menanam lobak kapan saja, asalkan suplai airnya lancar. Berikut ini tahapan menanam lobak di pot.

  • Tanam benih langsung di pot yang memiliki ketinggian lebih dari 20 cm dan lebar 15—20 cm. Hal ini dikarenakan tanaman lobak memiliki akar tunggang yang cukup panjang. Akar tunggang tersebut akan berubah menjadi umbi yang bisa Media tanam yang dapat digunakan berupa campuran antara pupuk kandang atau kompos dan tanah dengan perbandingan 1:1.
  • Lakukan penyiraman pada media tanam setiap hari untuk menjaga kelembapannya.
  • Tanaman lobak rentan diserang hama kutu daun. Oleh karena itu, Anda perlu memberikan insektisida secara rutin sesuai dengan anjuran. Bagian tanaman yang terkena serangan hama dan penyakit harus langsung dibuang untuk mencegah penularan menjadi lebih parah.
  • Lakukan penyiangan terhadap gulma yang tumbuh di sekitar tanaman karena gulma tersebut dapat merebut unsur hara serta air yang berada di dalam media tanam.
  • Lobak sudah dapat dipanen setelah berumur dua bulan. Panen tidak boleh dilakukan terlambat karena akan menyebabkan umbi berubah menjadi kayu sehingga rasanya menjadi tidak enak. Panen dilakukan dengan mencabut lobak. Namun, Anda harus hati-hati, jangan sampai umbi lobak terpotong karena sebagian lainnya masih tertinggal di dalam tanah.
Baca Juga:  Sering Dibuang, Ternyata Kulit Pisang Masih Punya Manfaat