Langkah Mudah Menanam Semangka dari Biji

Pertanianku — Tanaman semangka bisa diperbanyak melalui biji yang sudah diseleksi dan diproduksi secara khusus. Ada dua macam benih yang bisa digunakan untuk menanam semangka, yaitu benih semangka bersari bebas atau benih masa dan benih semangka hibdrida.

menanam semangka
foto: Pixabay

Benih semangka biasanya berasal dari varietas semangka yang berbiji, sedangkan benih hibrida berasal dari tanaman yang tidak berbiji dan berbiji. Benih hibrida yang berasal dari semangka yang tidak berbiji dihasilkan dari persilangan antara semangka biasa dan semangka ganda.

Biji yang akan ditanam harus disemai terlebih dahulu di dalam pot plastik kecil atau di blok tanah. Media tanam yang digunakan untuk menyemai adalah campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Setiap satu pot hanya bisa ditanam oleh satu biji.

Jika proses menanam berjalan dengan lancar, biji sudah bisa tumbuh mengeluarkan dua helai daun setelah berumur empat minggu. Bibit yang sudah berumur empat minggu sudah bisa ditanam di kebun.

Sebelum menanam bibit di lahan, Anda harus membersihkan lahan yang akan digunakan terlebih dahulu dari gulma dan alang-alang. Buatkan guludan dengan lebar 3,6 cm dengan lebar selokan sekitar 40 cm untuk drainase air.

Buatlah jarak tanam dengan ukuran 40 cm × 40 cm × 30 cm dan berikan pupuk kandang ke dalam lubang tanam sebanyak 5 kg/lubang. Jika terdapat lebih dari satu tanaman, gunakan jarak antarlubang sekitar 1 m × 2 m. Setelah bibit ditanam, berikan pupuk buatan berupa 100 kg urea, 200 kg TSP, dan 100 kg KCl per hektare.

Lokasi yang digunakan untuk menanam semangka harus terbuka. Jika ternaungi, akan menyebabkan bunga betina hanya tumbuh sedikit. Jika bunga betina tidak muncul, pangkas bagian ujung tanaman untuk merangsang keluarnya bunga betina.

Baca Juga:  Kandungan Super Ajaib Pepaya, Buah Murah yang Kaya Manfaat

Tanaman sudah mulai berbunga setelah berumur 45—60 hari setelah tanam. Pemeliharaan tanaman yang penting dilakukan adalah memberantas serangan hama, terutama untuk hama kutu kuning dan hijau yang bisa menyebabkan penyakit virus mozaik serta hama-hama lain yang sering mengakibatkan kegagalan tanaman semangka pada musim kemarau.

Perkebunan semangka komersial biasanya menggunakan mulsa plastik hitam yang dihamparkan di atas bedengan yang akan ditanami oleh semangka. Mulsa tersebut dapat membantu petani untuk mengendalikan kelembapan tanah dan mencegah pertumbuhan gulma. Jika kesulitan dalam mendapatkan mulsa plastik, Anda bisa menggunakan jerami padi atau bahan lainnya.