Langkah Mudah Mencangkok Batang Pohon Berkayu

Pertanianku — Keberhasilan proses cangkok ditentukan dari cara mencangkok batang pohon yang Anda lakukan. Proses cangkok yang harus dilakukan adalah penyayatan kulit cabang, pembersihan kambium, pengeringan sayatan, pemberian ZPT, serta pembungkusan dan perawatan. Seluruh proses cangkok tersebut dibahas secara jelas dalam buku Membuat Setek, Cangkok, Sambung, dan Okulasi terbitan Penebar Swadaya.

cara mencangkok batang pohon
foto: Trubus

Berikut ini pembahasan secara garis besar mengenai langkah-langkah proses cangkok batang pohon.

Penyayatan kulit bercabang

Penyayatan menjadi proses yang paling menentukan jumlah perakaran yang akan tumbuh. Besar sayatan serta cara menyayat batang pohon bergantung pada besar kecilnya diameter batang tersebut. Cara penyayatan pada batang kecil akan berbeda dengan batang besar atau batang pokok.

Pembersihan kambium

Proses terbentuknya akar dipengaruhi oleh proses pembersihan kambium. Jaringan floem yang terbuang akibat penyayatan akan menyebabkan zat-zat makanan dari daun akan menumpuk di bagian atas penyayatan dan tidak bisa mengalir ke bagian bawah. Kondisi tersebut akan menyebabkan kulit cabang atas membengkak. Kambium yang berada di antara xylem dan floem harus dibersihkan agar pertumbuhan akar tidak terganggu.

Kambium bisa dibersihkan dengan pisau yang tajam untuk mengeringkan lendir kambium hingga bersih, lalu dilap dengan kain atau kertas bersih yang sudah dicampur air garam secara perlahan.

Pengeringan sayatan

Bekas sayatan pada batang harus dikeringkan terlebih dahulu. Waktu pengeringan sangat bergantung pada jenis tanaman yang digunakan. Misalnya, untuk tanaman tidak bergetah seperti jeruk, mangga, dan jambu membutuhkan waktu pengeringan selama 2—4 hari.

Pengeringan batang bergetah akan lebih lama dari batang yang tidak bergetah untuk mencegah munculnya cendawan dan bakteri di bekas luka sayatan.

Pemberian ZPT

Zat pengatur tumbuh (ZPT) berfungsi untuk merangsang pertumbuhan akar di bekas sayatan tersebut. Jenis ZPT yang digunakan tidak sembarangan, ZPT tersebut harus bisa merangsang pertumbuhan akar tanaman. Anda bisa membaca daftar-daftar ZPT apa saja yang bisa digunakan mencangkok di sini.

Baca Juga:  Manfaat Asparagus untuk Diet

Pembungkusan sayatan

Bekas sayatan dibungkus dengan media berupa moss yang dicampur tanah dengan perbandingan 1:1. Media tersebut sebaiknya dalam keadaan basah karena media cangkok memerlukan tingkat kelembapan yang agak tinggi. Selanjutnya, bungkus media dengan plastik dan ikat dengan tali rafia.

Perawatan

Media cangkok harus dijaga untuk senantiasa lembap agar pertumbuhan lebih optimal. Jika seluruh proses cangkok berjalan dengan lancar, akar sudah bisa tumbuh setelah satu bulan di sela-sela media. Setelah akar tumbuh, batang cangkok sudah bisa dipotong dan ditanam pada media tanam.

Proses cangkok sebenarnya mudah, hanya saja Anda perlu mengerti setiap tahapannya dengan baik. Buku Membuat Setek, Cangkok, Sambung, dan Okulasi dapat memudahkan Anda membuat bibit cangkok. Selain bibit cangkok, di dalam buku tersebut juga membahas bibit setek, sambung, dan okulasi. Untuk mendapatkan buku tersebut sebagai referensi, Anda bisa langsung menghubungi WhatsApp admin Penebar Swadaya