Langkah Mudah Mengatasi Hama Ulat Tanah

Pertanianku Ulat tanah atau Agrotis ipsilon merupakan hama yang bersembunyi di bawah permukaan daun karena hama ini tidak tahan dengan sinar matahari. Tubuh ulat berwarna cokelat keabu-abuan dengan sedikit bercak-bercak hitam.

ulat tanah
foto: http://pertanian.sragenkab.go.id/

Telur ulat akan diletakkan dalam satu atau beberapa kelompok. Telurnya berbentuk kerucut terpancung dengan garis tengah pada bagian dasarnya. Stadium telur berlangsung selama 4 hari dan setelah itu akan menetas menjadi larva.

Larva ulat sangat menghindari cahaya matahari sehingga bersembunyi di permukaan tanah, kira-kira pada kedalaman 5—10 cm dalam gumpalan tanah. Larva yang hidup di dalam tanah akan memakan pangkal batang tanaman dan aktif pada malam hari. Sehari setelah itu, larva baru keluar dan memakan permukaan daun. Stadium larva terjadi selama 36 hari.

Ulat tanah merupakan hama yang sering menyerang tanaman cabai dan tomat. Hama ini cukup sulit ditemukan karena aktif pada malam hari dan bersembunyi di dalam tanah atau di balik mulsa pada siang hari. Ulat bisa memakan tangkai bibit muda yang baru ditanam di lahan hingga tangkainya terputus.

Satu ekor larva ulat dapat merusak hingga ratusan tanaman muda yang baru ditanam. Kondisi tersebut disebabkan oleh pergerakan ulat yang cepat dan bisa menempuh perjalanan hingga puluhan meter dari tempat menetas.

Pengendalian ulat dilakukan dengan menutup media persemaian dengan sungkup pada malam hari untuk menghindari ulat masuk ke persemaian. Selain itu, lakukan pengolahan tanah secara sempurna agar larva dan pupa ulat yang berada di dalam tanah benar-benar mati.

Anda juga bisa menggunakan perangkap untuk menjebak ulat dengan galian tanah di sekitar tanaman. Buat galian sedalam 20 cm, lalu isi dengan dedaunan cabai atau sisa bibit yang sudah tidak digunakan. Semprotkan dedaunan dengan Rimon atau Royalcyper dengan konsentrasi 0,5—1 ml/l.

Baca Juga:  Begini Ciri-ciri Pupuk Organik yang Bagus

Pada malam hari ulat akan masuk ke lubang untuk memakan daun-daun atau bibit yang sudah disediakan dan pada pagi harinya ulat tersebut akan mati.

Bersihkan gulma yang berada di sekitar tanaman karena gulma merupakan tempat ulat tanah meletakkan telurnya. Kumpulkan telur dan larva yang Anda temui di lahan, lalu bunuh agar siklus hidup di lahan terputus.

 

 


loading...