Langkah Mudah Mengefisiensikan Biaya Produksi Ternak Ayam Kampung

PertaniankuBiaya produksi ternak ayam yang tidak efisien dapat menyebabkan usaha ternak ayam kampung mengalami kerugian. Ada beberapa penyebab biaya produksi menjadi tidak ekonomis, di antaranya biaya investasi kandang dan bahan baku yang mahal, penggunaan pakan tidak efisien, tingkat kematian ayam tinggi, pemborosan tenaga kerja, serta biaya bahan bakar tinggi.

biaya produksi ternak ayam
foto: Pertanianku

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peternak harus bisa mengefisiensikan biaya usaha ternak. Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengefisiensikan biaya ternak ayam kampung.

Menghemat biaya investasi kandang

Ada banyak jenis kandang dan bahan baku yang bisa digunakan. Biaya investasi kandang biasanya dibutuhkan ketika pertama kali Anda melakukan usaha peternakan. Jika modal awal yang dimiliki cukup terbatas, Anda bisa menggunakan alternatif lain. Misalnya, menyewa kandang yang sudah kosong. Dengan menyewa kandang, Anda bisa menghemat modal awal.

Seiring dengan berkembangnya usaha, Anda bisa mulai mencicil untuk membangun kandang sendiri dari hasil keuntungan usaha yang disisihkan beberapa persen khusus untuk membangun kandang.

Biaya pakan

Pada dasarnya, biaya pakan sangat bisa diefisiensikan jika pemberian pakan dilakukan dengan benar. Biaya pakan dapat lebih efisien jika Anda membuat sendiri dari bahan yang mudah didapatkan di pasaran.

Saat ini sudah banyak teknik menyusun formulasi pakan yang bisa diikuti. Salah satunya di dalam buku Panduan Praktis Beternak Ayam Kampung Hari per Hari terbitan Penebar Swadaya. Untuk mendapatkan buku tersebut sebagai referensi usaha, Anda bisa menghubungi WhatsApp admin Penebar Swadaya.

Peternak bisa menyesuaikan bahan yang ada untuk menyusun formula ransum yang akan digunakan. Formula ransum ayam kampung yang disusun harus memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi dan harganya paling murah.

Baca Juga:  Cara Membuat Pupuk Cair dari Kotoran Kambing

Meminimalisir risiko kematian

Tingkat kematian tidak hanya disebabkan oleh ayam terkena hama dan penyakit. Kematian juga bisa terjadi karena tingkat kepadatan di dalam kandang terlalu tinggi. Memang, jika Anda bisa memelihara ayam dalam jumlah banyak dapat membuat keuntungan semakin tinggi. Namun, jumlah ayam yang dipelihara tidak boleh melebihi kapasitas kandang karena bisa menyiksa ayam kampung di dalam kandang.

Tingkat kematian paling tinggi biasanya terjadi pada awal pemeliharaan. Oleh karena itu, Anda perlu lebih berhati-hati ketika sedang memelihara DOC yang masih berumur di bawah dua minggu.

 

 


loading...