Langkah Mudah Merawat Tanaman Cabai di Pot agar Rajin Berbuah

Pertanianku— Cara merawat tanaman cabai di pot pada dasarnya sama saja dengan merawat cabai di lahan. Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah pemupukan, penyiraman, dan pengendalian hama serta penyakit. Namun, perawatan harus dilakukan dengan cara yang benar dan tepat agar tanaman cabai rajin berbuah.

cabai di pot
foto: Pertanianku

Menanam cabai di dalam pot tidak lebih sering dilakukan hanya untuk memuaskan hobi bertanam. Pasalnya, bertanam cabai di dalam pot tidak bisa digunakan untuk skala produksi besar karena pohon cabai kurang produktif. Kondisi tersebut karena luas media tanam cabai yang terbatas, yaitu hanya ada di dalam pot.

Berikut ini langkah-langkah yang perlu Anda lakukan.

Pemupukan

Tanaman cabai harus diberikan pupuk setelah 30 hari setelah tanam atau sekitar satu bulan. Pupuk yang digunakan adalah 10 gram TSP (sekitar 1 sendok makan penuh) dan 7 gram ZK atau KCL (sekitar 1 sendok teh).

Pupuk selanjutnya diberikan saat tanaman berusia 6 minggu, tanaman diberikan pupuk urea sebanyak 7 gram. Pada usia 8 minggu, tanaman diberikan campuran urea, TSP, dan KCL dengan perbandingan 1:1:1. Dosis yang diberikan sebanyak 7—10 gram/tanaman.

Pupuk diberikan dengan cara dibenamkan ke dalam media tanam di pinggiran atau di bagian dalam dinding pot. Selang waktu pemupukan diatur setiap satu bulan sekali.

Penyiraman

Penguapan air pada musim kemarau terbilang sangat tinggi. Untuk itu, Anda perlu melakukan penyiraman sebanyak 2—3 kali dalam sehari, bergantung pada tingkat kelembapan media tanam. Jika media tanam kering, Anda perlu menyiramnya hingga basah. Pada umumnya tanaman cabai perlu disiram sebanyak dua kali sehari. Hal ini berguna untuk mencegah daun tanaman layu karena kekurangan air.

Pengendalian hama dan penyakit

Tanaman cabai di pot tidak akan terlepas dari ancaman hama dan penyakit. Oleh karena itu, Anda perlu merawat tanaman cabai dengan benar. Lakukan pemantauan secara rutin untuk mendeteksi kehadiran hama dan penyakit lebih dini. Pengendalian hama bisa dilakukan dengan menggunakan pestisida alami agar cabai yang dihasilkan organik dan lebih sehat karena kemungkinan besar cabai yang dihasilkan akan dipetik untuk langsung dikonsumsi.

Baca Juga:  Manfaat Pola Tanam Bergilir untuk Menyuburkan Tanaman