Langkah Mudah Pemijahan Lele Secara Alami

Pertanianku— Proses pemijahan lele bisa berlangsung secara alami, semi-alami, dan buatan. Proses pemijahan tersebut bisa dipilih sesuai dengan kondisi induk lele yang dimiliki. Proses pemijahan lele secara alami dilakukan tanpa menggunakan tambahan obat ataupun hormon perangsang.

pemijahan lele secara alami
foto: Pertanianku

Proses pemijahan secara alami benar-benar mengandalkan kematangan gonad induk lele. Dalam sistem ini, bobot induk lele betina dan jantan diusahakan harus sama agar dapat memberikan hasil yang baik. Jika bobot kedua induk berbeda, kemungkinan besar proses pemijahan bisa gagal. Hal ini karena induk berukuran kecil takut terhadap induk yang lebih besar.

Ada beberapa tahapan persiapan yang harus dilakukan ketika Anda ingin memijahkan ikan lele secara alami. Persiapan yang harus dilakukan adalah kolam, pengeringan kolam, pengisian air kolam, dan kakaban yang akan digunakan. Berikut ini langkah-langkah mempersiapkan pemijahan lele secara alami.

  1. Cuci kakaban yang akan digunakan, lalu jemur di bawah sinar matahari agar terbebas dari mikroorganisme yang dapat merugikan induk
  2. Setelah kakaban selesai dibersihkan, pasang kakaban secara berjejer di dalam kolam. Kakaban berfungsi sebagai tempat menempelnya telur. Jumlah kakaban yang digunakan bisa disesuaikan dengan luas kolam pemijahan yang digunakan.
  3. Berikan bilah bambu di atas kakaban yang sudah dipasang sebelumnya.
  4. Berikan batu kali yang sudah dicuci di atas rangkaian kakaban. Batu kali dipilih karena tidak memiliki sisi tajam yang dapat melukai induk lele.
  5. Setelah kolam pemijahan sudah selesai dibuat, masukkan induk yang sudah diseleksi satu per satu ke kolam. Perbandingan antara induk jantan dan betina yang dimasukkan ke kolam bisa 1:1 atau 1:2. Pemasukan induk ke kolam sebaiknya dilakukan pada pukul 15:00—17:00. Gunakan seser atau serokan ketika memindahkannya, jangan sampai menggunakan tangan kosong.
  6. Biarkan induk berada di dalam kolam tersebut selama satu malam. Biasanya, lele akan memijah pada pukul 22:00—02:00. Induk betina akan mengeluarkan telur dan dibuahi oleh induk jantan.
  7. Agar induk tidak keluar dari kolam, berikan penutup di atas kolam. Anda bisa mengecek keadaannya pada esok hari pukul 04:00.
  8. Kakaban yang sudah ditempeli telur dipindahkan secara hati-hati ke dalam kolam penetasan.
  9. Jika induk baru memijah pada pagi hari, pindahkan kakaban di sore harinya, sekitar pukul 14:00—16:00.
  10. Induk yang sudah memijah dipindahkan ke dalam kolam pemeliharaan. Induk betina tersebut bisa dipijahkan kembali setelah 1—2 bulan kemudian. Sementara itu, pejantan sudah bisa dipijahkan kembali setelah 3—4 minggu kemudian.
Baca Juga:  Lindungi Belut dari Penyakit dengan Meningkatkan Daya Tahan Tubuh