Langkah Pemupukan pada Tanaman Jagung Manis


Pertanianku – Pemupukan pada jagung manis merupakan kegiatan yang sangat penting. Fungsi pupuk yang diberikan yaitu sebagai berikut.

Pemupukan Jagung Manis

  1. Mendukung perkembangan dan pertumbuhan tanaman.
  2. Menyuplai unsur hara dan nutrisi tambahan yang kurang atau tidak tersedia dalam tanah.
  3. Mengoptimalkan pertumbuhan, perkembangan, hasil panen, serta kualitas jagung manis.

Pupuk utama tanaman jagung manis adalah nitrogen, fosfor, dan kalium. Nitrogen (N) digunakan untuk pertumbuhan jaringan tanaman. Gejala kekurangan N pada tanaman jagung manis muda adalah daun berwarna kuning, pada tanaman dewasa adalah daun menguning dari ujung daun ke arah tulang daun, perkembangan akar dan tunas muda terhambat. Gejala kelebihan N adalah warna daun hijau tua, tajuk terlalu rimbun, mudah terserang penyakit, dan persentase tongkol terbuka lebih banyak. Nitrogen biasanya dalam bentuk pupuk urea yang mengandung 45% N.

Nitrogen mudah tercuci sehingga pemberiannya dilakukan secara bertahap Fosfor (P) digunakan untuk pembentukan bunga dan biji, mempercepat pemasakan buah, menstimulir pembentukan akar pada pertumbuhan awal. Gejala kekurangan P adalah daun berwarna keunguan dan batang kecil (tanaman muda), keluarnya malai terlambat, ukuran tongkol kecil dan tidak normal, ukuran biji kecil. Fosfor biasanya dalam bentuk pupuk SP-36 yang mengandung 36% (P2O5).

Pemberian pupuk ini cukup sekali yaitu pada saat tanam. Kalium (K) dibutuhkan tanaman terutama menjelang keluarnya malai. Tanaman muda belum terlalu banyak membutuhkan kalium. Kalium berfungsi sebagai aktivator dan berperan dalam fotosintesis. Gejala kekurangan K, yaitu tongkol kecil dan meruncing serta pengisian biji kurang sempurna. Kalium biasanya dalam bentuk pupuk KCl yang mengandung 50% (K2O). Hara ini mudah terikat oleh molekul lain dan tidak mudah larut sehingga pemberian cukup sekali pada saat tanam.

Baca Juga:  Makan Tomat Bisa Kurangi Kolesterol Jahat? Begini Kata Peneliti

Pupuk utama biasanya dalam bentuk pupuk tunggal seperti urea, SP-36, KCl, ZA, maupun pupuk majemuk seperti NPK Mutiara, NPK Phonska, Grand S-15, Grand-K, Tanigro, dan KaliMagS. Dosis masing-masing pupuk dan pemberiannya disajikan pada Tabel 5.

Cara aplikasi pupuk, yaitu sebagai berikut.

1) Jika menggunakan pupuk tunggal, campurkan masing-masing pupuk tersebut, misalnya urea, SP-36 dan KCl sesuai dosis. Setelah dicampur merata, bagilah secara merata sesuai dengan jumlah barisan tanaman.

2) Buatlah alur pupuk pada jarak lebih kurang 7 cm dari lubang tanam. Kedalaman alur sekitar 7 cm. Dapat pula dibuat lubang menggunakan tugal.

3) Taburkan campuran pupuk ke dalam alur pupuk secara merata.

4) Tutup alur pupuk dengan tanah.

 

 

Sumber: Buku Jagung Manis

 

loading...
loading...