Langkah Penting Saat Merawat Sayur di Pekarangan Rumah

Pertanianku Merawat tanaman sayur yang ditanam di pekarangan rumah tidak bisa dilakukan sembarangan. Perawatan yang sembarangan dapat menyebakan tanaman tersebut tidak berproduksi secara maksimal sehingga hasil serta penampilan tanaman kurang indah. Akibatnya Anda tidak bisa mendapatkan manfaat yang diinginkan dari tanaman tersebut.

merawat tanaman sayur
foto: Pertanianku

Pada dasarnya ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat merawat tanaman sayur. Hal-hal tersebut adalah pencahayaan, penyiraman, pemupukan, serta pengendalian hama dan penyakit.

Pencahayaan

Tanaman sayur yang berada di pot memerlukan penyinaran matahari secara langsung selama 5—6 jam dalam sehari. Namun, ada beberapa jenis tanaman yang membutuhkan pencahayaan lebih banyak seperti wortel dan lobak sehingga tanaman tersebut tidak toleran terhadap naungan yang menghalangi cahaya matahari. Sementara itu, tomat dan cabai merupakan tanaman yang paling banyak memerlukan sinar matahari.

Apabila area pekarangan rumah dipenuhi oleh naungan, Anda perlu mengurangi kanopi atau menggunakan reflektor seperti aluminium foil, papan yang dicat putih, atau potongan marmer di sekitar tanaman.

Penyiraman

Penyiraman berfungsi untuk menjaga tingkat kelembapan tanah agar memudahkan akar tanaman mengambil nutrisi. Frekuensi penyiraman harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan jenis tanaman. Namun, umumnya tanaman sayur yang berada di pot membutuhkan penyiraman sebanyak 1—2 kali sehari.

Penyiraman juga perlu dilakukan berdasarkan kondisi media tanam. Caranya cukup mudah, masukkan jari ke media tanam sedalam 5 cm. Apabila saat telunjuk diangkat masih ada tanah yang melekat pada jari, media tanam tersebut masih cukup lembap dan tidak perlu disiram. Penyiraman dilakukan hingga air siraman pertama mengalir keluar dari lubang yang berada di dasar pot.

Pemupukan

Pemupukan bertujuan menjaga supai unsur hara di dalam tanah. Anda bisa menggunakan pupuk anorganik ataupun pupuk organik. Dosis yang digunakan harus sesuai agar kebutuhan unsur hara pada tanaman terpenuhi. Saat pemupukan, Anda harus memerhatikan waktu dan cara pemberian pupuk agar pupuk dapat bekerja dengan efektif.

Baca Juga:  Cara Menggunakan Kompos Hasil Sampah Rumah Tangga

Pengendalian hama dan penyakit

Meskipun sayuran yang ditanam di pot tidak rentan terserang penyakit, Anda tetap saja perlu melakukan pengawasan setiap hari untuk mengontrol kondisi hama dan penyakit yang dapat menyerang.