Langkah Tepat Menangani Kelahiran Kuda yang Tidak Normal

Pertanianku— Tidak semua proses kuda melahirkan berjalan lancar, terkadang ada saja beberapa kasus tidak normal yang ditemui di lapangan. Kelahiran kuda tidak normal umumnya terjadi jika proses melahirkan sudah berlangsung melebihi 20 menit mulai dari keluar kaki dan kepala. Oleh karena itu, Anda perlu siap siaga ketika proses melahirkan sedang berlangsung untuk berjaga-jaga apabila terjadi proses melahirkan yang tidak normal.

kuda melahirkan
foto; Pixabay

Penyebab kelahiran kuda yang tidak normal sangat beragam, seperti kelahiran yang tertunda. Kondisi ini perlu ditangani oleh pekerja yang sudah terlatih, memiliki pengetahuan dan pengalaman, serta kepercayaan diri. Pekerja yang memenuhi semua syarat tersebut akan mampu mengambil tindakan yang tepat.

Bagian yang paling susah dari tubuh anak kuda untuk dikeluarkan adalah bagian atas tulang panggul dan siku. Setelah bagian tersebut keluar, biasanya proses selanjutnya akan mudah.

Pada kasus kelahiran yang tertunda atau kelahiran yang tidak normal, kuda harus segera dideteksi melalui alat genital. Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda persiapkan dan lakukan ketika menghadapi kelahiran yang tidak normal.

  • Siapkan sarung tangan karet.
  • Sikat dan cuci tangan dengan air sabun serta potong pendek kuku agar tidak menghalangi proses pemeriksaan.
  • Dekati induk kuda secara perlahan-lahan, kemudian lap dan bersihkan bagian vulva, rektum, dan pinggul dengan menggunakan larutan antiseptik.
  • Perban pangkal ekor.
  • Olesi tangan dengan antiseptik.
  • Masukkan tangan sepanjang atas vagina secara perlahan-lahan dengan punggung telapak tangan mengarah ke rektum. Deteksi dengan benar posisi ketidaknormalan yang terjadi.
  • Posisikan letak anak kuda ke posisi yang benar.
  • Bantuan sebaiknya dilakukan oleh dua orang, satu orang untuk satu kaki.
  • Pada saat induk mengejan, tahan bagian kaki agar tidak masuk lagi.
Baca Juga:  Jenis-jenis Kandang Sapi Limousin

Proses kelahiran yang berlangsung lama dapat menyebabkan risiko kematian yang tinggi pada anak ataupun induk. Kematian anak disebabkan oleh tekanan dari tulang pinggul induk terhadap tulang rusuk. Sementara itu, risiko kematian pada induk karena kehabisan tenaga akibat mengejan. Proses melahirkan merupakan masa kritis pada kuda dan merupakan waktu yang dinanti-nantikan setelah 11 bulan masa kehamilan.