Langkah yang Perlu Dilakukan Ketika Ada Ikan yang Mati di Kolam

Pertanianku — Kematian ikan sering menjadi permasalahan yang kerap dialami pembudidaya, apalagi untuk pemula. Apabila Anda menemukan ada ikan mati di dalam kolam budidaya, segera lakukan pengamatan dengan cermat setiap harinya. Hitung jumlah ikan yang mati setiap hari dan lakukan sampling pada ikan yang mati. Selanjutnya, temukan lecet, memar, luka, atau borok pada tubuh ikan.

ikan mati
foto: Trubus

Sampling berfungsi untuk melakukan diagnosis penyebab utama timbulnya penyakit yang dialami oleh ikan. Setelah itu, pemeriksaan dilakukan dengan mengultur mikrobanya.

Parasit yang menyerang bagian luar permukaan tubuh ikan disebut sebagai ektoparasit, sedangkan parasit yang menyerang bagian dalam tubuh ikan dikenal dengan endoparasit. Ektoparasit akan melukai atau menusuk kulit ikan agar dapat menjadikan ikan sebagai inang untuk mencari makan atau tumbuh hingga siklus hidupnya sempurna.

Penyebab lain luka yang muncul pada tubuh ikan adalah karena ikan berhasil meloloskan diri dari serangan hama. Luka tersebut menjadi jalan masuknya pathogen lain yang berbahaya.

Ikan yang terkena penyakit biasanya memiliki kulit yang relatif pudar, pucat, atau bertambah gelap. Perubahan warna kulit akan terlihat lebih jelas pada ikan berkulit gelap. Tubuh ikan terasa menjadi licin akibat produksi lendir yang berlebihan atau sebaliknya menjadi kesat karena tidak berlendir.

Adapun ikan yang terserang penyakit akibat jamur biasanya memiliki bercak-bercak warna kelabu, putih, atau kehitam-hitaman di permukaan kulit. Selain bercak, penyakit yang menyerang juga sering menyebabkan rasa gatal sehingga ikan sering menggosok-gosokkan badannya pada benda keras yang berada di sekitarnya.

Ikan juga mengalami kesulitan bernapas dan tutup insangnya mengembang. Serangan penyakit ini membuat organ insang rusak dan lembaran-lembaran insang telihat pucat. Apabila lembaran insang memiliki bintik merah, kemungkinan ikan telah mengalami pendarahan kecil. Namun, bila pada bagian tersebut terlihat bintik putih, berarti ikan telah diserang oleh parasit kecil yang menempel pada insang.

Baca Juga:  Kebiasaan Lele di Habitat Aslinya

Selain jamur dan parasit, ikan juga bisa mati karena diserang oleh bakteri. Serangan bakteri pada ikan akan menunjukkan gejala seperti timbulnya warna merah pada tubuh atau sirip ikan karena peradangan, adanya borok di permukaan tubuh, sisik ikan berdiri atau siripnya membusuk, mata ikan berubah menonjol, serta kemungkinan ikan mengalami pembengkakan perut.