Legakan Sesak Napas dengan Bunga Kenanga

PertaniankuBunga kenanga atau Cananga odorata sering ditanam di pekarangan sebagai tanaman hias yang dapat membuat pekarangan menjadi terlihat lebih asri dan mengeluarkan aroma bunga yang sangat khas. Selain dapat dijadikan tanaman hias, bunga kenanga juga berkhasiat mengobati beberapa penyakit, salah satunya adalah sesak napas.

bunga kenanga
foto: Pixabay

Cara pemanfaatan bunga kenanga sebagai obat sesak napas cukup mudah. Ambil segenggam bunga dan rebus dengan satu gelas air serta tambahkan 1 ½ sendok gula putih. Rebus hingga air menyusut tinggal setengah gelas. Air rebusan tersebut disaring dan diminum secara teratur pada pagi dan sore hari.

Di dalam kenanga terkandung asam bensoat, farnesol, geraniol, linalool, asetat, eugenol, safrol, kadinen, dan pinen.

Kenanga dapat menjadi pertolongan pertama untuk melegakan sesak napas yang terjadi secara tiba-tiba. Penggunaan kenanga terbilang aman apabila dilakukan dengan dosis yang tepat. Jika dikonsumsi dalam dosis yang berlebihan, kenanga dapat menimbulkan efek samping seperti sakit kepala.

Di dalam bunga kenanga terkandung minyak yang sebenarnya cukup aman. Namun, minyak tersebut cukup sensitif jika terkena kulit karena dapat menyebabkan dermatitis. Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati ketika menggunakan kenanga sebagai obat herbal.

Penderita darah rendah juga harus lebih berhati-hati untuk mengonsumsi obat herbal bunga kenanga. Minyak bunga kenanga pun tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh anak di bawah usia enam tahun.

Selain mengobati sesak napas, tanaman kenanga berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit malaria dan bronchitis. Masyarakat sering menggunakan kenanga sebagai jamu untuk orang yang baru melahirkan. Kenanga juga dimanfaatkan dalam industri kosmetik dan sabun. Sementara itu, minyak kenanga sering digunakan untuk memberikan aroma pada masakan.

Bunga kenanga memiliki fakta unik terkait nama, tanaman ini memiliki penamaan yang berbeda-beda di setiap daerah. Di Aceh, bunga ini bernama bungong seulangan, sedangkan orang Jawa mengenalnya dengan sebutan kenongo, orang Sasak menyebutnya adat, orang Bima menyebutnya anga, dan orang Ambon menyebutnya kangan wangi.

Bentuk bunga kenanga terbilang sangat khas, yakni bunga majemuk tandan yang terjurai dan berwarna hijau, lalu akan berubah menjadi kuning jika sudah tua.

Baca Juga:  Horenso, Bayam Jepang yang Bernutrisi