Limbah Kulit Buah Naga Bisa Jadi Masker Wajah Berkhasiat


Pertanianku — Naga merah merupakan buah yang dikenal memiliki banyak khasiat baik untuk tubuh. Akan tetapi, belum banyak yang tahu bahwa kulit buah naga merah kaya akan kandungan vitamin C, vitamin E, dan anti-oksidan yang sangat bagus untuk kesehatan kulit.

kulit buah naga merah
Foto: Pixabay

Karena kurangnya pengetahuan akan kandungan yang bermanfaat tersebut, kulit buah kebanyakan dibuang begitu saja. Namun, di tangan sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), limbah kulit buah naga mampu diolah menjadi barang yang berdaya guna dan memiliki nilai jual. Mereka memanfaatkan limbah kulit buah naga menjadi masker wajah.

Mengutip Republika (24/6/2018) produk yang mereka ciptakan bernama Toga Mask. Toga Mask ini merupakan inovasi Geri Malpin Saputra, I Putu Karang Adisurya, Nihayatuzain Amanda, Herliana Valentia Putri, dan Hanny Marlinda. Selain itu, mereka mampu melakukan pembuatan masker menggunakan tongkol jagung.

Lima mahasiswa itu jadi pencetus ide pembuatan masker wajah berbahan limbah melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K). Mereka berada di bawah bimbingan Iman Sabarisman.

Kelima mahasiswa D3 Program Studi Agroindustri Sekolah Vokasi ini berhasil mengembangkan produk kecantikan dan mendapatkan dana hibah dari Dikti. Geri mengatakan, ide itu berawal dari kegelisahan belum dimanfaatkannya limbah kulit buah naga dan tongkol jagung.

“Pertama untuk mengatasi persoalan limbah dan kedua menjadikan limbah tersebut produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomis,” kata Geri yang posisinya sebagai ketua tim itu.

Geri mengungkapkan, dalam kulit buah memiliki kandungan berbagai zat yang bagus bagi kesehatan kulit. Ada vitamin C yang cukup tinggi sebesar 75 persen, vitamin E dan anti-oksidan yang dapat digunakan untuk menangkal radikal bebas serta melembapkan kulit.

“Tingginya kandungan vitamin C ini dapat berperan dalam memberikan nutrisi terhadap kulit dan membantu mencerahkan kulit,” ujar Geri.

Sementara, pemanfaatan tongkol jagung dalam masker itu diolah jadi karbon aktif. Tongkol jagung diolah menjadi karbon terlebih dulu, lalu diaktivasi jadi karbon aktif berbentuk bubuk yang dicampurkan dalam bubuk masker.

Ia menjelaskan, karbon aktif mampu mengangkat komedo, membersihkan kotoran di wajah, dan menghilangkan kadar minyak berlebihan di wajah. Selain jadi produk bernilai guna, produk tersebut juga aman karena menggunakan bahan alami. Ke depan, Geri dan timnya akan mengembangkan masker tersebut dalam beragam varian dan aroma.

“Toga Mask dibanderol seharga Rp7.000 per buah,” kata Geri.

Baca Juga:  Daging Kambing Penyebab Darah Tinggi, Mitos atau Fakta?