Lindungi Media Semai dari Semut dengan Cara Ini

Pertanianku — Beberapa jenis bibit tanaman perlu disemai terlebih dahulu, seperti sawi. Penyemaian pada umumnya dilakukan dalam wadah tanam yang bernama tray. Dalam satu lubang tray tidak bisa ditanam terlalu banyak benih karena bisa menyebabkan benih akan saling tumpuk ketika sudah tumbuh. Hal lain yang harus diperhatikan adalah hama pengganggu yang bisa merusak tanaman yang sedang disemai, salah satunya hama semut.

hama semut
foto: Pertanianku

Semut merupakan serangga yang sangat mudah dijumpai keberadaannya. Hewan ini hidup berkoloni. Jika ada satu semut yang sudah mampir ke wadah semai, bisa dipastikan ada semut-semut lain yang akan mampir atau sudah berada di wadah semai.

Cara menghindari wadah semai dari serangan hama semut ialah dengan menggunakan insektisida yang mengandung bahan aktif Carbofuran 0,03 persen. Media semai harus dilindungi selama proses perkecambahan berlangsung.

Letakkan wadah persemaian di tempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Selain itu, pastikan lokasi tersebut aman dari semut. Misalnya, jauh dari tembok yang sering dilalui semut atau batang pohon yang menjadi sarang bagi semut.

Selain semut, hama lain yang kerap mengganggu bibit yang sedang disemai adalah ayam. Ayam dapat mematok biji tanaman yang sedang berkecambah sebagai pakan baginya. Oleh karena itu, letakkan media semai di tempat yang tidak terjangkau dari ayam hingga benih selesai berkecambah.

Usahakan wadah tidak terkena guyuran air hujan sehingga Anda bisa memberikan naungan berupa plastik.

Waktu penyemaian benih sangat bervariasi, bergantung pada jenis tanaman dan benih. Pada umumnya tanaman mentimun, kubis, dan melon sudah berkecambah setelah berumur 2—3 hari. Sementara itu, untuk tanaman cabai, terung, dan tomat baru berkecambah setelah berumur 3—7 hari.

Baca Juga:  Langkah Mudah Menanam Buah Kundur

Perawatan benih bukan hanya sebatas melindungi dari serangan hama semut dan ayam. Anda perlu merawat dengan memberikan penyiraman yang tepat, penjarangan bibit, dan pencegahan penyakit. Media semai yang sudah kering perlu disiram secukupnya agar tingkat kelembapan media kembali seperti sedia kala.

Penyiraman tidak boleh dilakukan secara berlebihan karena bisa menyebabkan tingkat kelembapan menjadi lebih tinggi. Dengan begitu, benih tidak bisa berkecambah dan malah busuk.