Lokasi Sumber Pakan Burung Walet

Pertanianku — Ada tiga lokasi sumber pakan yang berkaitan dengan jam kerja walet dalam mencari pakan, yakni lokasi sumber pakan besar, sedang, dan kecil. Populasi burung walet di lokasi sumber pakan relatif memiliki produktivitas yang lebih tinggi. Berikut ini ulasan lebih jelas mengenai lokasi sumber pakan burung walet.

pakan Burung Walet
Google Image

Lokasi sumber pakan besar

Lokasi sumber pakan besar terbilang prospektif untuk dibangun gedung walet karena di lokasi tersebut terdapat banyak serangga kecil. Misalnya, sentra walet di dekat perkebunan sawit di Bangka. Lokasi yang menyediakan banyak pakan bagi walet adalah perbukitan yang subur. Di lokasi tersebut sumber pakan tidak pernah habis sehingga kehidupan walet dapat lebih terjamin.

Pada musim hujan jenis serangga yang dikonsumsi lebih bervariatif dan banyak sehingga ‘jam kerja’ walet meningkat. Semua itu akan berpengaruh terhadap kesehatan burung walet dan produktivitasnya. Pada musim kemarau, meski jumlah pakan tidak sebanyak musim hujan, kebutuhan pakan walet tetap terjamin.

Lokasi sumber pakan sedang

Produksi pakan di lokasi ini terbilang tidak banyak. Namun, karena tidak ada sumber pakan lain atau lokasi sumber pakan ini lebih dekat dengan sentra, kemungkinan besar walet akan menuju sumber pakan ini.

Biasanya, walet yang memilih lokasi sumber pakan yang dekat adalah walet muda. Walet muda belum memiliki kekuatan untuk terbang jauh. Sementara itu, walet dewasa lebih cenderung memilih sumber pakan yang lebih banyak serangga meskipun harus menempuh jarak yang lebih jauh. Lokasi sumber pakan ini hanya memiliki jumlah serangga yang terbatas seperti areal persawahan. Di lokasi tersebut jumlah serangga mengikuti musim tanam petani.

Lokasi sumber pakan kecil

Lokasi ini hanya menghasilkan produksi serangga yang amat sedikit sehingga tidak menarik bagi koloni walet. Jika ada walet yang datang, jumlahnya sangat sedikit dan biasanya hanya singgah sebentar. Lokasi sumber pakan kecil itu adalah daerah pertanian yang kurang subur atau aliran sungai yang sudah tercemar.

Baca Juga:  Cara Membuat Pakan Silase Lengkap ala Penyuluh BPTP Lampung

Perubahan kawasan yang disebabkan oleh industri juga dapat membuat lokasi tersebut tidak menarik bagi walet. Daerah tersebut tentunya tidak prospektif untuk didirikan gedung walet.