Lokasi yang Cocok untuk Ternak Burung Puyuh

Pertanianku— Lokasi usaha ternak burung puyuh turut berkontribusi terhadap keberhasilan ternak. Oleh karena itu, lokasi yang dipilih harus cocok untuk kehidupan dan produktivitas puyuh. Ada beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan saat memilih lokasi ternak burung puyuh, simak ulasannya di bawah ini.

ternak burung puyuh
foto : pixabay

Tidak saling mengganggu dengan lingkungan

Kehadiran ternak puyuh sebaiknya tidak mengganggu lingkungan. Begitu pun sebaliknya, lingkungan juga tidak akan mengganggu ternak yang berada di dalam kandang. Misalnya, bau kotoran burung puyuh tidak mengganggu lingkungan yang berada di dekat kandang karena peternak sudah melakukan antisipasi. Sementara itu, gangguan lingkungan terhadap ternak yang perlu dihindari adalah kondisi bising yang dapat menyebabkan puyuh stres.

Usaha ternak puyuh skala besar biasanya akan mencari lokasi yang jauh dari pemukiman. Sementara itu, usaha ternak skala kecil biasanya tidak perlu mencari lokasi yang jauh dari pemukiman karena faktor keamanan dan biaya produksi.

Terlindung dari kondisi alam

Burung puyuh merupakan unggas yang cukup rentan terhadap kondisi lingkungan yang kurang mendukung. Oleh karena itu, sebaiknya buatkan kandang dengan desain tertutup untuk melindungi puyuh dari terpaan angin dan sinar matahari secara langsung. Namun, Anda harus memastikan sirkulasi udara di dalam kandang tetap berjalan lancar agar udara tetap segar, suhu stabil, dan kelembapan udara tidak terlalu tinggi.

Mudah dijangkau

Lokasi ternak burung puyuh harus mudah dijangkau dengan alat transportasi. Selama produksi, Anda membutuhkan sarana produksi seperti pakan dan obat-obatan sehingga fasilitas jalan sangat berperan penting agar memudahkan alat transportasi seperti mobil pengangkut mudah sampai ke kandang. Begitu pun dengan proses pemasaran sehingga proses bisa berjalan lancar.

Tidak dekat potensi penyakit

Baca Juga:  Hal Penting yang Perlu Diperhatikan dari Beternak Domba

Lokasi kandang burung puyuh sebaiknya tidak berbaur dengan kandang unggas lain untuk mencegah penularan penyakit antarunggas. Hal ini karena burung puyuh relatif lebih rentan terhadap penyakit.

Selain itu, kandang perlu dibangun di tempat yang bersih, tidak banyak rerimbunan tanaman, dan timbunan sampah. Pasalnya, lokasi jorok dan timbunan sampah merupakan tempat yang tidak disukai hama burung puyuh.