Lokasi yang Sesuai untuk Menanam Sirsak

Pertanianku— Tidak semua lokasi perkebunan bisa ditanami sirsak. Lokasi menanam sirsak terbaik adalah dataran rendah hingga dataran tinggi dengan ketinggian maksimum sekitar 1.000 mdpl.

lokasi menanam sirsak
foto: Pertanianku

Pemilihan lokasi menanam sirsak bukan hanya terpaku pada ketinggian dataran. Anda juga perlu mempertimbangkan kondisi iklim di daerah tersebut. Pohon sirsak tetap bisa tumbuh dan berbuah di daerah dengan iklim panas. Namun, Anda harus memastikan air tanah di lahan tersebut dangkal tidak kurang dari 150 cm.

Kemampuan pohon sirsak tumbuh di daerah beriklim kering memang masih rendah, bahkan kemungkinan gagal berbuahnya cukup besar. Oleh karena itu, sebaiknya hindari menanam sirsak di tempat beriklim panas jika Anda masih belum mampu menentukan kedalaman air di dalam tanah.

Berbeda dengan sirsak, srikaya yang merupakan kerabat dekat sirsak bisa tumbuh di daerah yang beriklim kering dengan bulan kering selama 6—8 bulan lamanya.

Curah hujan di lokasi penanaman sirsak sebaiknya memiliki curah hujan sekitar 1.500—2.000 mm/tahun dengan musim kemarau yang berlangsung selama 4—6 bulan lamanya.

Derajat keasaman tanah yang dibutuhkan oleh tanaman sirsak adalah 5,5—7. Pohon buah ini bisa tumbuh di semua jenis tanah, tetapi pohon sirsak lebih senang tumbuh di tanah subur.

Setelah menemukan lokasi yang tepat, lahan di lokasi tersebut harus dicangkul terlebih dahulu untuk dibersihkan dari gulma dan alang-alang. Setelah itu, buatlah lubang tanam dengan ukuran 40 cm × 40 cm × 40 cm. Setiap lubang diberikan pupuk kandang sebagai pupuk dasar sebanyak 10 kg.

Sirsak lebih sering diperbanyak dengan cara okulasi atau sambung pucuk. Masih jarang sirsak yang diperbanyak melalui biji karena tanaman akan cenderung susah berbuah dan baru bisa berbuah setelah berumur enam tahun. Bibit sirsak yang paling mudah ditanam adalah dari bibit okulasi.

Baca Juga:  Kandungan Super Ajaib Buah Anggur

Sirsak biasanya akan mengalami penurunan produksi setelah berumur delapan tahun. Jika pohon yang digunakan berasal dari bibit biji buah, pohon hanya bisa berbuah selama dua tahun. Itu pun jika pohon tersebut berhasil berbuah.