Macet Libur Natal Jadi Penyebab Harga Komoditas Pangan Naik


Pertanianku — Kemacetan pada musim libur Natal 2017 bisa saja menjadi penyebab harga komoditas pangan mengalami kenaikan. Hal itu diungkapkan oleh pedagang Pasar Induk Kramat Jati Jakarta Timur. Pasalnya, kemacetan membuat pasokan menjadi tersendat dan bisa membuat komoditas membusuk karena terlalu lama di jalan.

harga komoditas pangan
Google Image

Giman, salah seorang pedagang mencontohkan komoditas cabai yang tidak bisa disimpan lama.  Menurut dia, lamanya perjalanan karena kemacetan akan membuat cabai busuk sehingga sulit untuk dijual kepada pembeli. Dengan begitu, ia mengaku, pedagang akan menaikkan harga cabai untuk menutupi kerugian mereka.

“Cabai enggak ada gudang penyimpanan, telat semalem cabai bisa busuk dan rugi kita. Enggak ada orang nyimpen cabai. Jadi kalau macet aturannya masuk ke kita malam, tetapi ini masuknya siang, banyak yang busuk,” ujar Giman, Selasa (26/12/2017).

Giman mengungkapkan, harga cabai kini mengalami sedikit kenaikan. Dia menyebut, pada cabai rawit merah harganya mencapai Rp40.000 per kilogram, padahal biasanya hanya mencapai Rp34.000 per kilogram.

Sementara itu, Iwan, seorang pedagang ayam sebelumnya telah mengantisipasi kemacetan yang terjadi pada musim libur Natal 2017. Pihaknya meminta pengiriman pasokan ayam pada malam hari agar tidak terjebak kemacetan dan menghindari kerugian.

“Kita antisipasi, jalannya malam. Itu kira-kira jam 1 sudah di sini (pasar),” sebut dia.

Baca Juga:  Kementan Targetkan Ekspor 15 Ribu Ton Bawang Merah
loading...
loading...