Makan Ikan Bisa Turunkan Risiko Alzheimer


Pertanianku — Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti selalu menganjurkan untuk makan ikan. Sebab, selain untuk membantu para nelayan, juga karena ikan memang tinggi protein. Saking tingginya, sebuah penelitian terbaru menyebutkan bahwa makan ikan bisa turunkan risiko alzheimer.

makan ikan bisa turunkan risiko alzheimer
Foto: Pixabay

Mengutip Kompas, sebuah penelitian di Australia menemukan hubungan antara asupan protein tinggi dengan tingkat yang lebih rendah dari protein berbahaya dalam otak. Protein berbahaya dalam otak atau yang dikenal sebagai beta amyloid merupakan penyebab alzheimer.

Temuan yang dipublikasikan dalam Journal of Alzheimer’s Disease ini melibatkan 541 orang tua normal yang tidak mengalami penurunan memori dan para peneliti melihat pola makan mereka. Para peneliti juga mengukur tingkat beta amyloid dari otak para relawan tersebut melalui biomarker dalam darah mereka.

Koresponden dibagi menjadi 3 kelompok berdasarkan jumlah asupan protein yang mereka konsumsi. Hasilnya, individu yang mengonsumsi protein tertinggi (sekitar 118 gram sehari), 12 kali lebih kecil kemungkinannya memiliki beta amyloid dalam jumlah banyak.

Sebenarnya, beta amyloid merupakan protein alami dalam tubuh manusia. Sayangnya, jika protein “jahat” ini mengumpul di otak, maka akan menimbulkan plak. Plak ini kemudian mengelilingi sel saraf dan mengganggu komunikasi sel otak.

Tak hanya itu, menurut laporan Alzheimer’s Association, plak juga bisa memicu reaksi autoimun sehingga menyebabkan sistem kekebalan tubuh menghilang dari sel otak. Tingkat beta amyloid yang tinggi ini juga dianggap sebagai pendahulu penyakit alzheimer.

“Penelitian ini dengan jelas menunjukkan bahwa semakin banyak protein yang dikonsumsi, semakin rendah kemungkinan seseorang memiliki tingkat beta amyloid yang tinggi pada otak, yang terkait dengan rendahnya risiko alzheimer di masa depan,” ujar Binosha Fernando, peneliti utama pada penelitian ini, dikutip dari Newsweek, Jumat (23/2).

Baca Juga:  Panen Ikan di Kolam Terpal, Hasil Melimpah Walau Lahan Sempit

Sayangnya, penelitian ini tidak bisa menjelaskan alasan konsumsi lebih banyak protein bisa menurunkan risiko seseorang terkena penyakit alzheimer. Namun demikian, Fernando menduga hal ini terkait efek protein dalam tekanan darah.

Pada penelitian terdahulu, ditemukan bahwa diet tinggi protein dapat menurunkan tekanan darah. Dalam penelitian yang sama, ditunjukkan bahwa tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko penyakit alzheimer. Ini mungkin merupakan hubungan antara diet tinggi protein dan kesehatan otak. Untuk memastikannya, maka Fernando menyarankan penelitian lanjutan.

loading...
loading...