Makanan dari Umbi Porang

Pertanianku — Belakangan nama porang melonjak karena harganya naik secara tiba-tiba. Itu sebabnya tanaman ini mulai tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Terlepas dari kontroversinya di awal-awal kemunculannya, tanaman umbi porang terbukti sangat bermanfaat karena bisa diolah menjadi berbagai makanan. Olahan porang terbilang masih jarang sehingga pesaingnya pun sedikit.

umbi porang
foto: Trubus

Dahulu masih sedikit petani yang mengolah porang karena kadar kalsium oksalatnya yang tinggi. Padahal, kadar oksalat tersebut bisa menurun setelah porang diolah. Sebelum dikonsumsi, porang biasanya diolah terlebih dahulu menjadi cip atau irisan umbi yang dikeringkan.

Berikut ini beberapa makanan populer yang ternyata bisa dibuat dari porang melansir dari Majalah Trubus Edisi 631.

Kopirang

Kopirang atau kopi porang mungkin terdengar asing, tetapi minuman ini terbukti benar-benar ada, bahkan termasuk produk minuman yang menyehatkan. Kopi dengan kandungan kafein yang cukup tinggi sering kali membuat beberapa orang menderita kenaikan asam lambung. Gangsar Budiarso, warga Kelurahan Munggut, Jawa Timur, mulai rutin meminum kopirang, kopi robusta yang dicampur serbuk umbi porang.

Terkadang, istri Gangsar, Anik, menambahkan rempah seperti bunga cengkih dan kulit batang kayu manis.

Harga produk kopirang tergolong tinggi. Kemasan kopirang berukuran 150 gram dijual dengan harga Rp45.000.

Olahan tepung porang

Anik juga kerap membuat 15 jenis makanan lainnya dari tepung porang, mulai dari bluder, sambal pecel porang, brem, wingko, pia, bolen, hingga sabun porang. Semua olahan tersebut terbuat dari tepung porang kelas A yang dapat digunakan untuk membuat aneka penganan. Tepung tersebut mengandung glukomanan lebih dari 90%. Sementara itu, sambal pecel dibuat dari tepung porang dengan kandungan glukomanan 60%.

Harga tepung porang dengan kelas A dibanderol Rp900.000 kg, kelas B Rp700.000, dan kelas C Rp500.000.

Baca Juga:  Cara Menyembuhkan Tanah yang Sakit

Pegiat porang dari Kediri, Ibnu Tanjung, telah mengolah porang menjadi 150 varian makanan seperti bakso, rendang, roti, dan satai. Ibnu juga mengolah umbi porang menjadi daging nabati (olahan umbi porang yang bisa digunakan untuk masak). Dari 1 kg umbi porang bisa digunakan untuk membuat 2 kg daging nabati. Selanjutnya, daging nabati tersebut bisa diolah lebih lanjut menjadi berbagai penganan seperti satai.