Makanan yang Tepat untuk Kelinci

Pertanianku — Di alam bebas, kelinci liar biasanya memakan tanaman seperti rumput-rumputan, sayuran daun, buah, dan biji-bijian. Terkadang, kelinci juga memakan kulit kayu dan ranting yang lembut dalam jumlah sedikit. Makanan kelinci liar dengan kelinci budidaya berbeda, pakan hijauan seperti sayuran dan buah diberikan secara selektif dan insentif.

makanan kelinci
foto: Pixabay

Ada tiga jenis makanan ransum yang dapat diberikan untuk kelinci, yakni air minum, makanan alami (jerami, sayuran, buah, dan biji-bijian), serta makanan pabrikan (pelet atau konsentrat). Untuk mendukung agar pertumbuhannya maksimal, Anda perlu memberikan pakan secara seimbang.

Air minum

Sebenarnya, kelinci termasuk hewan yang sedikit membutuhkan air. Meskipun begitu, air harus tersedia sepanjang waktu. Bila sudah diberikan sayuran, kelinci tidak perlu minum. Hal tersebut keliru, kelinci tetap memerlukan minum.

Air minum yang diberikan untuk kelinci harus bersih. Air dapat diberikan dengan mangkuk atau botol. Air minum yang disajikan dengan botol kalau tidak rutin dibersihkan biasanya ditumbuhi ganggang. Pastikan air minum tersedia selama 24 jam.

Pelet jerami

Jerami bisa dikatakan makanan utama untuk kelinci peliharaan. Makanan ini bisa dalam bentuk jerami sebelum diolah atau berupa pelet buatan pabrik. Jerami atau pelet harus diberikan setiap hari, ibarat makanan pokok pada manusia. Kelinci mendapatkan protein dan nutrisi lainnya seperti kalsium dan vitamin dari asupan jerami. Jerami juga menjaga kesehatan gigi dan saluran pencernaan kelinci. Jerami dalam bentuk pelet setidaknya harus mengandung 18 persen serat.

Hindari memberikan jerami atau pelet yang mengandung alfalfa secara rutin. Karena alfalfa meskipun bagus untuk ternak lain seperti kambing, tidak terlalu bagus untuk kelinci. Jerami alfalfa terlalu tinggi kalori dan protein yang bisa merusak gigi kelinci.

Baca Juga:  Pakan Sumber Protein Nabati untuk Ayam Kampung

Makanan segar

Makanan segar diberikan sebagai tambahan tidak sebanyak makanan pokok (jerami). Segaran yang bisa diberikan terdiri atas sayuran, daun-daunan atau herbal, buah-buahan, biji-bijian dan juga kecambah. Makanan kelinci dalam bentuk segaran dilakukan secara selektif karena tidak semua jenis segaran cocok untuk kelinci.

Makanan segar bisa diberikan setiap hari. Segaran harus terdiri atas 75 persen sayuran hijau, sisanya bisa buah-buahan atau herbal. Porsi buah-buahan kira-kira 1—2 sendok makan untuk setiap 2,5 kg bobot kelinci. Satu catatan penting, makanan segar sebaiknya tidak diberikan kepada anak kelinci berumur di bawah 3 bulan.