Manajemen kandang Pullet


Pertanianku – Manajemen kandang dilaksanakan agar kandang mampu menjadi tempat yang nyaman bagi ayam sesuai dengan fungsinya. Kandang harus mampu menyediakan tiga hal dalam kondisi ideal, yaitu sebagai berikut.

Manajemen kandang Pullet

A. Suhu dan kelembapan udara

Dengan termohigrometer, pengamatan kelembapan dan suhu udara bisa dilakukan setiap hari. Kelembapan udara yang baik adalah 60—70%. Kelembapan tinggi menyebabkan litter cepat basah dan kadar amoniak dalam kandang tinggi. Sementara itu, kelembapan rendah mengakibatkan gangguan pernapasan seperti panting (megap-megap) dan ngorok sehingga rentan terserang penyakit pernapasan. Solusinya adalah mengatur tirai kandang sesuai kondisi sehingga sirkulasi udara lancar dari dalam dan luar kandang. Solusi lain ialah memasang blower.

Kandang yang baik harus memiliki fasilitas untuk menciptakan suhu yang ideal. Suhu lingkungan ideal untuk periode starter adalah 32—33o C, sedangkan untuk periode grower adalah 25—28o C. Suhu tersebut akan berkurang secara periodik mengikuti perkembangan tubuh ayam. Jika lebih dari itu, ayam berisiko terkena heat stress. Jika suhu lingkungan rendah, ayam akan kedinginan. Nafsu makan meningkat, tetapi tidak dengan penambahan bobot badan karena sebagian besar energi diarahkan untuk menghangatkan tubuhnya.

Penutupan kandang dengan tirai dan menyalakan brooder (pemanas) harus dilakukan agar suhu lingkungan kembali nyaman.

B. Cahaya

Program pencahayaan bertujuan untuk merangsang nafsu makan, pertumbuhan, serta perkembangan organ reproduksi ayam. Oleh karena itu, pencahayaan dapat dijadikan pengatur waktu ayam memasuki masa produksi.

Namun, jumlah penambahan waktu cahaya tidak boleh lebih lama dari 4 jam per hari agar tidak mengganggu pertumbuhan ayam. Saat masa grower, penambahan cahaya harus dihindari jika ayam belum mencapai frame size optimal. Penambahan cahaya dini, baik waktu maupun intensitas, akan menyebabkan ayam bertelur dini. Hal itu memicu munculnya telur ukuran kecil, risiko kematian ayam meningkat, dan masa produksi pendek. Produksi lebih menguntungkan bila ayam bertelur saat frame size optimal dan di umur yang tepat.

Baca Juga:  Cara Ternak Kambing Potong Secara Modern dan Menguntungkan

C. Kualitas udara

Standar udara berkualitas baik adalah kadar amoniak, debu, dan CO2 rendah serta tersedia oksigen yang cukup. Hal-hal yang bisa dilakukan peternak antara lain sebagai berikut.

1) Rekayasa kandang dengan memberikan ruang sirkulasi udara menggunakan atap monitor.

2) Rutin mengangkat litter yang basah dan mengganti yang baru.

3) Perencanaan kandang yang baik (arah kandang, jarak antarkandang, dan lokasi kandang).

4) Pengaturan kepadatan kandang.

5) Pengaturan sirkulasi udara melalui manajemen buka tutup tirai, penggunaan lantai slat (panggung), dan penambahan blower.

6) Manajemen litter yang baik dengan melakukan pembolak-balikan litter secara teratur setiap 3—4 hari sekali.

 

Sumber: Buku Bisnis Pembesaran Pullet

loading...
loading...