Manfaat Ajaib Jamur Maitake Lawan Kanker


Pertanianku Manfaat ajaib jamur maitake untuk obat herbal ataupun suplemen kesehatan mulai populer di Jepang sejak awal 1980. Saat itu, para ahli farmasi di sana mulai melakukan studi ilmiah terkait beberapa khasiat jamur maitake yang sebelumnya tidak terduga.

manfaat ajaib jamur maitake
Foto: Shutterstock

Kandungan nutrisi yang ada pada jamur maitake ternyata cukup lengkap dan memiliki manfaat yang begitu penting untuk kesehatan. Adapun kandungan jamur maitake terdiri atas vitamin B1, vitamin B2, vitamin D, mineral (kalium, fosfor, kalsium, zinc), bioflavonoid, asam lemak essensial, asam amino, dan serat.

Pada jamur maitake, terdapat komponen aktif yang disebut Maitake D-fraction (MD-fraction). MD-fraction adalah senyawa dari jenis polisakarida betaglukan temuan Prof. Dr. Hiroaki Nanba, Ph.D, guru besar emeritus di Universitas Farmasi Kobe, Jepang.

Ia menuturkan, polisakarida betaglukan pada jamur maitake berbeda dengan polisakarida betaglukan yang ditemukan pada jamur berkhasiat lainnya seperti shiitake, lingzhi, dan karawatake.

“Ciri khas polisakarida betaglukan pada jamur maitake memiliki ikantan residu dan glukosa pada atom ke-6,” ujar Prof. Namba seperti dikutip dari Majalah Trubus.

Menurutnya, MD-fraction memiliki peran sebagai antitumor dan antikanker. Kemampuannya sebagai antikanker itu bahkan sudah teruji secara klinis. MD-fraction mampu mengatasi kanker dengan mengaktifkan sel T dan makrofag.

Sel T adalah kelompok sel darah putih yang memiliki peran utama pada kekebalan seluler. Sementara, makrofag merupakan sel pada jaringan yang berasal dari sel darah putih, disebut juga monosit.

Monosit dan makrofag merupak fagosit alias pemangsa patogen. Makrofag memangsa patogen serta merangsang lifosit dan sel imun lain untuk merespons patogen. MD-fraction juga mampu meningkatkan sel pembunuh alami (natural killer cells/NK cells) yag merupakan pertahanan pertama tubuh terhadap kanker.

Baca Juga:  Strategi Khusus Pasarkan Sayur Organik

Sel itu menghancurkan sel-sel abnormal sebelum berubah menjadi kanker sekaligus menghambat tersebarnya sel kanker ke lokasi lain di tubuh.

loading...
loading...