Manfaat Ajaib Pupuk Perangsang Buah Kelengkeng


Pertanianku — Perkembangan teknologi pertanian di Indonesia telah banyak melahirkan berbagai inovasi yang dapat mempermudah petani dalam melakukan pekerjaannya. Kemajuan tersebut dapat dirasakan pada metode pembuahan seperti tanaman kelengkeng. Saat ini, petani sudah dapat menikmati manfaat pupuk perangsang buah kelengkeng agar dapat berbuah cepat dan lebat.

perangsang buah kelengkeng
Foto: Google Image

Manfaat pupuk perangsang buah kelengkeng tersebut memang sudah dapat dinikmati para petani untuk membuahkan buah kelengkeng di luar musim. Namun, sebenarnya masih terdapat beberapa manfaat lain yang bisa didapat petani dari menggunakan pupuk perangsang buah kelengkeng tersebut.

Nah, berikut ini beberapa manfaat lainnya yang didapat dari pupuk perangsang buah kelengkeng.

Membuat tanaman berbuah di luar musim

Pupuk perangsang buah dapat membuat tanaman berbuah di luar musim. Mengapa demikian? Umumnya tanaman buah seperti kelengkeng, rambutan, durian dan sebagainya hanya dapat berbuah di musim yang seharusnya tanaman itu dapat berbuah.

Namun, hal itu berbeda dengan tanaman yang menggunakan pupuk perangsang buah. Dengan pupuk tersebut, petani dapat membuahkan tanamannya bahkan di luar musim.

Mempermudah penjadwalan panen

Manfaat lain yang didapatkan dari pupuk perangsang buah kelengkeng ialah mempermudah petani dalam membuat jadwal panen kelengkeng yang akan dilakukan. Hal ini dikarenakan penggunaan pupuk perangsang buah tersebut memiliki batasan waktu antara masa berbuah dengan masa pemberian pupuk.

Dengan begitu, petani dapat menjadwalkan pemanenan yang selanjutnya sehingga usaha pertanian yang ia geluti menjadi lebih tertata.

Menambah produktivitas petani

Manfaat ketiga dirasakan sendiri oleh petani. Berkat penggunaan pupuk perangsang buah, tanaman kelengkeng yang ditanam petani dapat dibuahkan kapan saja sesuai keinginan petani.

Karena masa panen dapat dilakukan setelah tanaman berumur 4—5 bulan setelah pemberian pupuk perangsang buah, maka dalam waktu 6 bulan petani sudah dapat memiliki tanaman dengan sekali panen. Oleh karena itu, apabila dilakukan penggunaan pupuk perangsang buah di bulan berikutnya, dalam 6 bulan petani tersebut sudah bisa panen untuk yang kedua kalinya.

Baca Juga:  Teknik Sederhana Bertanam Brokoli dalam Pot