Manfaat Berkebun Secara Polikultur

Pertanianku — Ada dua sistem tanam yang sudah dikenal, yaitu monokultur dan polikultur. Tiap sistem tanam memiliki kelebihan dan kekurangan yang bisa disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan petani. Kedua sistem tersebut sama-sama memiliki manfaat yang baik bagi pertanian. Berikut ini beberapa manfaat polikultur yang bisa didapatkan oleh petani.

manfaat polikultur
foto: pertanianku

Mengurangi hama dan penyakit tanaman

Menanam dua komoditas dalam satu lahan bisa membantu petani mengurangi serangan hama dan penyakit pada tanaman utama. Biasanya, salah satu tanaman sengaja ditanam untuk mengurangi penyakit dan hama pada tanaman utama. Misalnya, tanaman bawang daun yang dapat mengusir hama aphids dan ulat pada tanaman kol karena bawang daun bisa mengeluarkan bau allicin.

Pemilihan tanaman yang akan ditanam secara polikultur tidak bisa dilakukan sembarangan. Anda harus mencari tanaman yang efektif mengusir hama dan penyakit. Atau, setidaknya tanaman yang berbeda famili.

Menambah kesuburan tanah

Unsur nitrogen di dalam tanah bisa bertambah jika ditanam tanaman kacang-kacangan. Hal ini disebabkan oleh adanya bakteri Rhizobium yang terdapat di bintil akar. Kesuburan tanah juga bisa meningkat jika Anda menanam dua tanaman dengan sistem perakaran yang berbeda, seperti bawang merah dan wortel. Sistem perakaran yang berbeda menghindari terjadi persaingan dalam memperoleh unsur hara.

Hasil panen yang didapatkan seragam

Ketika menanam dua atau lebih komoditas dalam satu lahan, Anda bisa mendapatkan hasil panen yang lebih beragam. Hal ini sangat berguna untuk meminimalisir kerugian yang bisa terjadi akibat gagal panen atau harga salah satu komoditas sedang rendah. Komoditas lainnya bisa menutupi kerugian yang didapatkan dari komoditas pertama.

Namun, jika harga kedua komoditas tersebut sedang sama-sama bagus, keuntungan yang bisa didapatkan menjadi lebih besar.

Baca Juga:  Langkah Mudah Menanam Semangka dari Biji

Memutuskan siklus hidup hama atau penyakit

Manfaat polikultur lainnya yang sering diinginkan oleh petani adalah memutus siklus hidup hama dan penyakit di lahan pertanian tersebut. Periode pertanaman yang dilakukan secara berselang-seling dengan tanaman yang berasal dari famili berbeda bisa membuat hama atau penyakit kehilangan pohon inangnya.

 


loading...