Manfaat Buah Pala yang Jarang Disadari

Pertanianku — Buah pala tumbuh subur di daerah pantai tropis dengan tanah vulkanik yang kaya bahan organik sehingga mampu mendukung pertumbuhan tanaman menjadi lebih optimal. Namun, pala juga bisa tumbuh pada tanah liat, seperti di Gernada. Manfaat buah pala bisa diolah untuk menghasilkan berbagai macam produk, salah satunya adalah minyak atsiri buah pala.

manfaat buah pala
foto: pixabay

Pala sendiri memang termasuk tanaman aromatik dengan ketinggian pohon bisa mencapai 10 meter, bahkan ada yang setinggi 20 meter. Seluruh bagian tanaman ini mengandung senyawa aromatik sehingga mengeluarkan bau. Buah pala umumnya berbentuk agak bulat dan bergantung di ujung atau di tengah ranting. Daging buah pala cukup tebal dan biasa diolah menjadi camilan berbentuk manisan atau asinan.

Penyebaran buah ini sudah cukup merata di daerah tropis, seperti Filipina, Malaysia, Sri Lanka, Kepulauan Pasifik, dan daerah tropis Amerika. Hal ini lantaran karena memang iklim yang cocok untuk tumbuh dan berkembang.

Loading...

Sementara, di Indonesia sentra buah pala berada di Maluku Utara, Aceh, Sulawesi Utara, dan Jawa barat. Tak heran jika Indonesia terkenal sebagai negara ekspotir buah pala.

Biasanya, pala hanya digunakan sebagai rempah-rempah yang melengkapi bumbu masakan dan obat tradisional. Bagian yang biasanya dimanfaatkan hanya buahnya, seluruh bagian pohon yang mengandung senyawa aromatik bisa diolah untuk menghasilkan minyak atsiri buah pala. Minyak pala hasil ekstraksi buah pala dapat menghasilkan mentega yang berguna untuk mengobati luka luar.

Buah pala berfungsi sebagai antifungal, anti peradangan, dan antitrombotik. Benih pala bisa digunakan sebagai obat pencernaan, menyembuhkan rematik, dan meredakan mual-mual saat hamil.

Manfaat buah pala lainnya yang tak kalah penting adalah mampu menghilangkan rasa sakit dan nyeri yang diakibatkan kedinginan dan masuk angin yang terjadi di dalam lambung dan usus. Khasiat-khasiat ini jarang diketahui oleh masyarakat sehingga buah pala lebih sering diolah menjadi makanan camilan, seperti manisan, asinan, selai, dan jeli, terutama oleh masyarakat Indonesia dan Malaysia.

Baca Juga:  Keunggulan Menggunakan Hidroponik Starter

Namun, penggunaannya tidak boleh berlebihan dalam jumlah banyak. Pasalnya, buah pala mengandung senyawa minyak folatil seperti myristicin dan elemicin yang bersifat racun sehingga dapat membuat orang menjadi halusinasi.

 

 

Loading...
Loading...