Manfaat Bunga Melati untuk Kesehatan

Pertanianku — Bunga melati sudah sangat terkenal di Indonesia, baik sebagai tanaman hias maupun tanaman yang berbau mistis. Bunga melati kerap digunakan sebagai pelengkap ritual keagamaan atau budaya seperti pernikahan adat Jawa yang menggunakannya sebagai penghias kepala pengantin wanita. Di balik imej bunga melati di Indonesia, manfaat bunga melati sebenarnya bisa digunakan untuk dunia kesehatan.

manfaat bunga melati
foto: pertanianku

Bunga melati memiliki nama Latin Jasminum sambac (L.) Ait. Nama melati populer di Pulau Jawa, sedangkan di daerah lain nama bunga ini berbeda. Seperti di Ambon, bunga ini bernama bunga manor, di Batak bernama malur dan melur, dan di Makasar bernama bunga maluru. Di Inggris, bunga melati terkenal dengan nama jasmine, sedangkan di Cina bernama mo li hua.

Bunga dan daun melati memiliki rasa manis, pedas, dan bersifat sejuk. Sementara itu, bagian akarnya memiliki rasa pedas, manis, dan bersifat netral, tetapi agak beracun. Sebagian masyarakat percaya bahwa bunga melati memiliki banyak manfaat sehingga ada yang mengonsumsinya.

Loading...

Bunga ini mengandung beberapa bahan kimia seperti asam format, asam asetat, asam benzoate, linalool, asma salisilat, benzyl linalool ester, methyl linlaol ester, benzyl alcohol, methyl anthranilate, sesquertepene, sesquertenalcohol, phytol, isophytal, phytylacetat, hexenil benzoate, methyl palmitat, methyl linolenat, geranine linaloal, jasmon, dan livalylacetat.

Bagian yang bisa dimanfaatkan untuk pengobatan adalah akar, bunga, dan daun. Pemanfaatan bunga melati dalam dunia kesehatan sebagai obat tradisional sudah dilakukan sejak dahulu.

Dari kandungannya tersebut, manfaat bunga melati memiliki efek farmakologis berupa antiradang, peluruh kemih (diuretik), diaforetik, influenza, sakit kepala, radang mata merah, mengatasi asi susu ibu yang berlebih, sesak napas, bisul, jerawat, biduran, bengkak akibat digigit binatang, cacingan, dan diare.

Baca Juga:  Khasiat Ginseng Jawa untuk Melancarkan ASI

Bagian akarnya yang mengandung sedikit racun juga bisa digunakan sebagai obat untuk mematikan rasa (anestesi), penghilang sakit (analgetik), susah tidur, luka terpukul, keseleo, penghilang rasa sakit pada pasien patah tulang, sakit gigi, sakit kepala, dan cacingan.

Namun, wanita yang sedang hamil dan dalam keadaan lemah tidak diperbolehkan meminum ramuan herbal yang menggunakan bunga melati.

 

Loading...
Loading...