Manfaat Cincau Hitam, Campuran Es Buah yang Terasa Adem

Pertanianku Cincau hitam sering kali ditemukan dalam menu-menu buka puasa seperti es buah. Cincau terbuat dari batang dan daun tanaman cincau hitam (janggelan) yang mengandung vitamin, mineral, dan serat pangan yang cukup lengkap. Kandungan mineral yang paling dominan adalah fosfor dan kalsium, sedangkan kandungan vitamin yang paling tinggi adalah vitamin A, B1, dan C.

cincau hitam
foto: PIxabay

Namun, tanaman cincau yang sudah diolah menjadi gel memiliki kandungan nutrisi yang lebih rendah. Produk inilah yang sering digunakan oleh masyarakat sebagai campuran minuman.

Produk gel cincau hitam yang sudah jadi mengandung air yang sangat tinggi, mencapai 98 persen. Oleh karena itu, produk pangan ini sering dikonsumsi sebagai makanan rendah energi untuk tujuan diet. Pasalnya, gel dapat dimakan dalam jumlah besar tanpa perlu khawatir menjadi gemuk.

Sejak dahulu, cincau hitam dipercaya memiliki khasiat sebagai obat herbal. Cincau dapat digunakan untuk menurunkan panas dalam, demam, sakit perut, diare, batuk, sariawan, mencegah gangguan pencernaan, dan menurunkan tekanan darah tinggi.

Cincau hitam diketahui mengandung beberapa komponen aktif yang memiliki nilai fungsional seperti golongan polifenol, saponin, flavonoid, dan alkaloid lainnya.

Berdasarkan penelitian, cincau dapat menurunkan tekanan darah tinggi dari 215 mm/120 mm menjadi 160 mm/100mm dalam kurun waktu satu bulan.

Kandungan serat kasar di dalam cincau dapat berperan memerangi penyakit degeneratif seperti jantung koroner. Cincau juga memiliki aktivitas antioksidan yang mampu mematikan sel tumor dan kanker.

Penelitian di Cina menyebutkan, ekstrak cincau hitam yang menjadi bahan baku produk pangan gel mengandung lemak 0,52 persen, protein 10,04 persen, abu 26,20 persen, dan serat kasar 0,52 persen. Kandungan mineral yang paling besar adalah natrium sebanyak 61,91 mg/g, sedangkan kandungan mineral terendah adalah magnesium sebesar 16,21 mg/g.

Baca Juga:  Cara Membuat Minyak Melati

Sifat antioksidannya lebih kuat dari 200 mg/ml alpha tokoferol dan sama dengan BHA (butyl hydroanisole) pada 200 mg/ml.

Keunggulan lain dari ekstrak cincau hitam adalah mampu melindungi kerusakan DNA pada limfosift manusia yang terekspos hydrogen peroksida dan iradiasi ultraviolet.