Manfaat Inseminasi Buatan Bagi Para Peternak

Pertanianku — Inseminasi buatan merupakan teknologi reproduksi yang sudah mulai banyak digunakan oleh peternak. Melalui teknologi ini, penyebaran bibit sapi dapat dilakukan dengan murah, mudah, dan cepat. Penggunaan teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan para peternak yang bisa mendapatkan bibit dengan cara yang lebih mudah. Berikut ini beberapa manfaat inseminasi buatan yang bisa dirasakan oleh peternak.

manfaat inseminasi buatan
foto: pertanianku

Meningkatkan mutu genetik sapi lokal

Inseminasi sudah pasti bisa menggunakan spermatozoa dari pejantan unggul. Spermatozoa tersebut dapat diberikan pada sapi lokal yang memiliki kualitas kurang baik sehingga keturunan yang dihasilkan dapat lebih baik dari induk betina yang digunakan. Jika teknologi ini dilakukan pada skala yang luas, tentu saja bisa menjadi solusi untuk menghasilkan ternak unggul dalam jumlah yang besar.

Loading...

Mengatasi masalah kekurangan pejantan unggul

Salah satu kendala yang kerap dialami oleh para peternak adalah kurangnya induk jantan yang unggul sehingga kedua induk memiliki kualitas yang sama-sama kurang unggul. Teknologi ini dapat mengatasi permasalahan tersebut karena pejantan dan betina tidak perlu dipertemukan dalam satu kandang, cukup semen beku yang diambil dari pejantan diinseminasikan oleh inseminator.

Jika dilakukan perkawinan alami, satu induk jantan hanya bisa mengawini satu ekor sapi betina. Berbeda dengan inseminasi, satu kali sapi jantan ejakulasi, sperma yang dihasilkan sebanyak 500 dosis straw yang bisa dikawinkan pada 500 induk betina. Peternak yang hanya memiliki induk betina pun bisa mendapatkan anakan sapi tanpa perlu memelihara sapi jantan.

Mengatur jarak kebuntingan

Terkadang, ada beberapa kasus seperti sapi bunting pada saat jumlah pakan sangat terbatas. Hal tersebut akan membuat sapi menjadi kurus dan sapi mudah sakit. Hal tersebut dapat menyebabkan tingkat kematian anakan sangat tinggi. Dengan teknologi ini, masa kebuntingan sapi bisa diatur sesuai dengan kondisi yang tepat.

Mengurangi penyebaran penyakit kelamin

Kawin alami dapat menimbulkan risiko tertular penyakit kelamin yang dibawa oleh salah satu induk. Teknologi inseminasi buatan (IB) yang menggunakan spermatozoa dari induk unggul tentu saja akan meminimalisir risiko penyebaran penyakit kelamin.

Peternak bisa memilih jenis keturunan

Peternak bisa menentukan jenis keturunan apa yang diinginkan hanya dengan memilih spermatozoa induk jantan dari varietas yang diinginkan.

Peternak juga bisa memilih jenis kelamin anak

Peternak sapi perah tentu saja menginginkan mendapatkan sapi perah betina agar bisa menghasilkan susu yang banyak. Inseminasi pun bisa mengatasi permasalahan tersebut menggunakan sperma sexing atau pemisahan antara spermatozoa pembawa kromosom x atau betina dan spermatozoa pembawa Y atau jantan.

 

 

Loading...
Loading...