Manfaat Kacang Hijau Sangat Baik Bagi yang Berdiet


Pertanianku — Kacang hijau yang berasal dari India ini memililiki sederet nutrisi baik untuk tubuh. Selain harganya terjangkau, kacang hijau juga bisa kita makan dalam bentuk apa pun, bahkan ketika sudah menjadi tauge. Manfaat kacang hijau bahkan sangat baik bagi Anda yang sedang berdiet.

Manfaat kacang hijau
Foto: Pixabay

Kacang hijau tidak memproduksi banyak gas seperti kacang-kacangan lainnya. Berikut manfaat-manfaat utama yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi kacang hijau.

  1. Rendah kalori

Satu gelas kacang hijau hanya mengandung 31 kalori per sajian. Tiap sajian mengandung 1,9 gram serat (tanpa lemak sama sekali), sangat bagus untuk Anda yang sedang berdiet. Pasalnya, serat membantu Anda merasa kenyang lebih lebih lama. Jadi, mengonsumsi kacang hijau dapat menjadi alternatif cemilan rendah kalori jika Anda sedang kelaparan di tengah-tengah waktu makan.

  1. Tinggi protein

Protein merupakan bagian penting dari segala macam diet karena tubuh akan menggunakan protein untuk memperbaiki dan memperbarui sel-sel tubuh. Ketika tubuh mencerna protein, asam amino yang tersisa dapat membantu tubuh mencerna makanan lebih mudah. Kacang hijau mengandung 3,2 gram protein per sajian, dimana lebih dari asupan harian protein yang disarankan, yaitu 0,4 gram dari berat tubuh.

  1. Kaya kandungan vitamin C

Penting bagi Anda untuk mencukupi asupan vitamin C harian karena tubuh tak memproduksinya. Kacang hijau mengandung 23% asupan harian vitamin C, berdasarkan diet 2.000 kalori per harinya. Vitamin C juga merupakan anti-oksidan yang membantu melindungi tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Vitamin ini juga membantu tubuh memproduksi kolagen yang penting bagi kulit, tulang rawan, ligament, dan penyembuhan luka. Ditambah lagi, vitamin C juga memberikan fungsi protektif pada tubuh dengan mencegah penyakit jantung dan juga hipertensi.

  1. Kaya akan vitamin K
Baca Juga:  Rahasia Tentang Kemangi yang Wajib Anda Tahu

Kacang hijau kaya akan vitamin K, yaitu sebanyak 43% di setiap satu gelas sajiannya. Meski vitamin ini tak banyak terpublikasikan seperti vitamin lainnya, tetap berperan penting. Tubuh menyimpan vitamin K di dalam liver dan jaringan lemak, namun vitamin K perlu diisi ulang lewat makanan yang dikonsumsi. Vitamin K juga membantu tulang tetap sehat.