Manfaat Kartu Tani untuk Petani yang Harus Diketahui

Pertanianku Kartu Tani merupakan terobosan baru yang sedang dikembangkan oleh Kementerian Pertanian untuk memudahkan proses pemberian bantuan pupuk bersubsidi kepada para petani. Kartu ini juga akan bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

kartu tani
fot: https://dispertan.bantenprov.go.id/

Pemerintah terus mendorong penggunaan Kartu Tani pada awal 2021. Semua program bantuan pemerintah di bidang pertanian akan disalurkan melalui kartu ini sehingga pemberian bantuan diharapkan bisa lebih tepat sasaran dan berguna untuk petani. Pasalnya, kartu ini akan menjadi kartu identitas petani untuk mengakses seluruh program bantuan yang diberikan pemerintah.

Penggunaan Kartu Tani juga dapat mempermudah pemerintah mengintervensi program untuk petani dalam rangka meningkatkan produksi pertanian di dalam negeri.

Dilansir dari cybex.pertanian.go.id, sebagian petani di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan telah mendapatkan Kartu Tani sejak awal Januari 2021. Pembagian kartu dilakukan di wilayah UPT BPP Cempaka dan dilakukan secara simbolis dari pihak BNI kepada para kepala daerah.

Kartu ini telah terintegrasi dengan layanan perbankan sehingga bisa digunakan untuk simpanan, transaksi, penyaluran pinjaman, dan kartu subsidi. Kartu ini menghimpun data petani yang lengkap dan akurat. Validasi data kartu dilakukan secara online, transparan, dan multifungsi.

Bantuan yang disalurkan melalui Kartu Tani bisa menjadi lebih transparan dan tepat sasaran. Selain itu, pemerintah akan lebih mengetahui berapa banyak jumlah pupuk yang dibutuhkan di suatu daerah sehingga penyaluran jumlah pupuk bersubsidi menjadi lebih akurat.

Keberadaan Kartu Tani memudahkan petugas pertanian mengetahui produktivitas lahan di suatu daerah. Selain itu, Bulog dapat lebih mudah memproyeksikan potensi panen di suatu daerah melalui data pupuk bersubsidi yang disalurkan sehingga Bulog bisa menyerap hasil panen lebih cepat.

Dengan hadirnya Kartu Tani diharapkan petani mulai beradaptasi dengan sistem baru dan mengubah kebiasaan lama, seperti penggunaan pembayaran tunai yang diganti dengan penggunaan kartu.

Baca Juga:  Edamame Biomax, Varietas Edamame Unggul untuk Tingkatkan Gizi dan Ekspor

Program ini dapat berjalan lancar apabila para penyuluh bergerak secara maksimal untuk memfasilitasi petani. Dengan begitu, seluruh petani di Indonesia pada 2024 sudah bisa menggunakan Kartu Tani.