Manfaat Kecipir untuk Kesehatan

Pertanianku — Kecipir memiliki nama Latin Psophocarpus tetragonolobus memiliki banyak nama panggilan yang berbeda-beda di setiap daerah. Misalnya, kacang belingbing (Minangkabau), jaat (Sunda), cipir atau kecipir (Jawa), kelongkang (Bali), dan kacang botor (Pontianak). Kecipir biasanya digunakan sebagai bahan masakan, tetapi ternyata manfaat kecipir juga bisa digunakan dalam dunia kesehatan.

manfaat kecipir
foto: pertanianku

Kecipir merupakan tanaman merambat, memanjat, atau membelit. Batangnya berbentuk silindris, beruas, dan panjangnya bisa mencapai 4 meter. Kecipir memiliki akar yang cukup banyak dengan bagian akar sampir yang memanjang.

Daun kecipir majemuk dengan tiga anak daun, bunganya bertipe kupu-kupu memiliki 2—10 kuntung dan muncul di bagian ketiak daun. Buah kecipir berbentuk polong membentuk garis atau lonjong memanjang. Buah kecipir berukuran 6—40 cm × 2—3,5 cm, berwarna hijau sewaktu masih muda dan ketika sudah kering berwarna hitam. Saat sudah kering, buahnya akan berbiji sebanyak 5—21 butir.

Loading...

Bagian tanaman yang bisa dimanfaatkan menjadi obat adalah daun dan buahnya. Biji dan daun kecipir mengandung flavonoid, saponin, dan tannin. Dari kandungan tersebut, kecipir bisa digunakan untuk mengobati mata bengkak, sakit telinga, dan bisul.

Untuk merasakan manfaat kecipir sebagai obat herba, Anda harus mengolahnya terlebih dahulu menjadi ramuan herbal. Cara membuatnya cukup sederhana, untuk mengobati mata dan telinga, rebus beberapa lembar daun kecipir dengan sedikit air hingga mendidih. Setelah mendidih, teteskan rebusan tersebut ke mata dan telinga.

Sementara itu, untuk menyembuhkan bisul, gunakan perasan daun kecipir yang dicampur adas pulosari. Gunakan air perasan tersebut sebagai obat salep ke bagian bisul.

Kecipir tumbuh subur di Papua, di bagian wilayah perbukitan di timur laut India, dan wilayah Burma. Oleh karena itu, di daerah-daerah tersebut menjadi pusat domestik dari tanaman kecipir. Tanaman kecipir sangat mudah untuk ditanam, tak heran tanaman ini bisa tumbuh subur di Indonesia.

Baca Juga:  Cara Memelihara Pohon Terung yang Ditanam Secara Organik

Ada dua jenis kecipir yang bisa Anda jumpai, di antaranya kecipir konsumsi dan kecipir hutan. Kecipir konsumsi merupakan kecipir yang sering Anda jumpai. Sementara itu, kecipir hutan amat jarang dijumpai oleh orang umum karena tidak ada yang membudidayakannya dan hanya digunakan sebagai tanaman penutup tanah di perkebunan kelapa sawit dan karet.

Biji kecipir mengandung protein dan asam amino yang hampir mirip dengan kedelai. Kecipir bisa menjadi salah satu sumber protein nabati yang mudah untuk dikonsumsi. Selain itu, biji kecipir juga menganudng okferol yang mampu menghemat vitamin A.

Loading...
Loading...